Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Klaim Serangannya Telah Menewaskan 600 Pejuang Ukraina
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan artilerinya menyerang beberapa titik dan benteng Ukraina, mengakibatkan 600 pejuang tewas.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, Ombudsman Ukraina mencatat 221 anak tewas dan 408 terluka.
"Tidak mungkin untuk menetapkan jumlah sebenarnya anak-anak yang tewas dan terluka karena fakta bahwa pasukan pendudukan secara aktif berperang di kota-kota Ukraina," tulis Lyudmyla Denisova di Telegram.
Baca juga: Rusia Bantah Deklarasikan Perang di Ukraina pada 9 Mei: Omong Kosong
Baca juga: Fakta-fakta WNA Rusia di Bali Pose Telanjang di Pohon Keramat: Demi Konten Medsos, Kini Diajak Damai
7. Belarusia jadi umpan
Kementerian Pertahanan Inggris menyebut Rusia mungkin mencoba meningkatkan ancaman yang ditimbulkan oleh latihan militer Belarusia ke Ukraina, untuk mengusir pasukan Ukraina ke utara negara itu dan menjauh dari pertempuran di Donbass.
Dalam briefing intelijen terbaru, kementerian mengatakan bahwa latihan mendadak tentara Belarusia "sesuai dengan norma musiman" saat Belarus memasuki puncak dari siklus pelatihan musim dinginnya.
"Penyimpangan dari aktivitas olahraga normal yang dapat menimbulkan ancaman bagi sekutu dan mitra saat ini tidak diantisipasi," tambah kementerian itu.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rusiaukrain2345.jpg)