Minggu, 31 Agustus 2025

Tradisi Musim Semi Orang Jepang Makan Ikan Shirouo Yang Disajikan Masih Hidup

Shirouo no Odorigai atau ikan Shirouo yang masih hidup bergerak dimakan hidup-hidup di Jepang terutama di saat memasuki musim semi mulai Maret

Editor: Johnson Simanjuntak
Ist
Shirouo no Odorigai atau ikan Shirouo yang masih hidup dengan kepala agak bulat dan transparan, di mangkok atau gelas untuk dimakan hidup-hidup di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Shirouo no Odorigai atau ikan Shirouo yang masih hidup bergerak dimakan hidup-hidup di Jepang terutama di saat memasuki musim semi mulai Maret mendatang.

Ini sebagai tradisi musim semi dengan metode memasak yang ditemukan daerah yang dekat dengan sungai-sungai kecil atau dekat muara sungai.

"Ikan ini untuk dimakan, ikan putih kecil yang disajikan hidup-hidup dalam mangkuk atau piring berisi air dengan sendok kelambu (penyaring), lalu dipindahkan ke mangkuk kecil dengan kecap cuka, dan tuangkan lalu di teguk minum ke mulut sekaligus," ungkap sumber Tribunnews.com Selasa (21/2/2023).

Sebagai cara makan yang serupa, ikan shirouo hidup mungkin diberi topping sushi.

Di antara beberapa hidangan yang dikenal sebagai makan ikan menari Shirouo adalah salah satu pola makan dengan  bahan utamanya belum diubah dengan cara apa pun hingga kini.

Selain itu, meskipun umum untuk ikan ayu, makan ikan sungai mentah memiliki risiko infeksi parasit (Yokokawa). Meskipun demikian jarang mengarah pada gejala serius, tetapi kehati-hatian diperlukan.

Ikan ekor putih mengacu pada ikan gobi perciformes.

Panjang tubuhnya hanya sekitar 5 cm untuk ikan dewasa, dan memiliki kebiasaan bergerak di berbagai kali atau sungai di Jepang.

Kita dapat melihatnya di berbagai tempat di  Jepang terutama di di selatan Hokkaido.

Ikan ini memangsa plankton di perairan pantai dangkal.

Di musim semi, ikan dewasa bermigrasi ke hilir sungai dan bertelur di sana. Jadi kalau kita memancing biasanya akan mendapatkan dengan mudah karena jumlahnya sangat banyak.

Whitetail fishing adalah gaya memancing yang unik di mana whitetail (shirouo) yang datang ke sungai ditangkap dengan menggantung jaring pada dua bambu  yang dikepang dalam jaring empat siku.

Nama Shirouo berbeda di berbagai tempat di Jepang. Jadi ikan ini bukan berasal dari Fukuoka atau daerah lain di Jepang tapi ada di mana-mana di Jepang.

Ada banyak variasi nama, dan disebut Hiuo atau ikan es di Ibaraki dan Tokushima, lalu bernama Isaza di wilayah Hokuriku, nama Gaff di daerah Isewan, dan Shirauo di daerah Kansai dan Hiroshima.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan