Sabtu, 30 Agustus 2025

Kasus rabies di NTT berpotensi jadi 'wabah yang besar' hingga Timor Leste, kata ahli

Seorang ahli memprediksi, jika pemerintah setempat tidak melakukan langkah yang tepat untuk mengatasi kasus rabies, virus penyebab…

Setelah rabies mewabah di Desa Fenun, semua anjing peliharaan warga langsung diikat dan dikandangankan. Hewan liar yang ditemukan berkeliaran di dalam desa pun akan langsung dimusnahkan.

Tidak boleh ada hewan yang dibawa dari luar atau masuk ke Desa Fenun karena statusnya kini diisolasi.

Meskipun demikian, hingga Rabu (31/05) siang, Antonius mengatakan belum ada vaksinasi untuk anjing.

Hanya warga yang terkena gigitan yang sudah mendapatkan perawatan dari petugas puskesmas.

Kasus rabies yang saat ini mewabahdi Kabupaten TTS, pertama kali diketahui berasal dari Desa Fenun setelah seorang warganya berinisial AB (45 tahun) meninggal dunia.

Tumit kaki sebelah kanan AB digigit anjing pada April lalu dan baru sakit sebulan kemudian, menurut penjelasan Antonius.

Kecurigaan terhadap virus rabies baru disadari warga setelah beberapa ekor anjing liar, Antonius menyebut jumlahnya lebih dari lima, datang ke Desa Fenun pada awal Mei.

Anjing-anjing itu secara sembarang menyerang warga dan anjing-anjing lainnya. Tak lama, anjing-anjing itu mati dan mulutnya mengeluarkan busa.

Bagaimana penyebaran virus Rabies di NTT?

Dokter hewan Maria Geong mempertanyakan surveilans yang dilakukan pemerintah terhadap penyakit ini dan menyebut KLB rabies di TTS adalah bentuk “kecolongan”.

Sebab, dilihat dari rentang waktunya, dia menduga kasus rabies “pertama” di Pulau Timor ini sudah ada sejak satu sampai dua bulan lalu.

“Masa inkubasi anjing digigit kan cukup panjang. Jangan dikira hasil [laporan] kemarin tanggal 29 Mei atau ketika orang mati baru ada. Itu sudah ada rabies,” ujarnya.

Situs Kementerian Kesehatan menyebut masa inkubasi rabies bisa berlangsung selama 2-3 bulan.

Dalam beberapa kasus, masa inkubasi bisa juga terjadi selama satu minggu setelah penularan.

Masa inkubasi adalah waktu antara penularan virus sampai gejala wal muncul. Biasanya seseorang tidak merasakan keluhan apapun pada masa ini.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan