Berita Viral
Viral Guru di Korsel Akhiri Hidup setelah Diteror Wali Murid, Keluarga Rilis Chat Terakhir
Salah seorang guru di Jeju, Korea Selatan nekat mengkhiri hidup setelah mendapatkan teror dari wali murid. Keluarga pun rilis chat terakhirnya.
"Jika pengaduan jahat yang terus-menerus dikonfirmasi, kami akan mengajukan pengaduan ke Kantor Pendidikan terhadap pengadu dan menuntut agar guru tersebut diakui telah meninggal saat menjalankan tugas," lanjut KFTA.
Setelah konferensi pers, KFTA berencana untuk bertemu dengan Kepala Pendidikan Provinsi Gyeonggi, Kim Gwang-soo.
Hari keempat meninggalnya Guru A, karangan bunga terus berdatangan dari seluruh Korea Selatan di depan Kantor Pendidikan Provinsi Jeju.
"Terima kasih telah berbagi sepotong dunia dengan saya saat saya masih menjadi siswa SMP 16 tahun lalu," kata salah seorang siswa yang pernah diajar oleh Guru A.
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GURU-DI-KORSEL-AKHIRI-HIDUP-SETELAH-DITEROR-WALI-MURID-2342345325.jpg)