Senin, 1 September 2025

Konflik Iran Vs Israel

Respons Trump, Khamenei Tegaskan Iran Tak Akan Tunduk: Intervensi Militer Berujung Konsekuensi Besar

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan internasional, baik dalam bentuk perang

Editor: Wahyu Aji
X Khamenei/@khamenei_ir
ALI KHAMENEI - Foto ini diambil dari akun X Khamenei pada Kamis (13/3/2025) memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024. Pada Rabu (12/3/2025), Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan internasional, baik dalam bentuk perang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan internasional, baik dalam bentuk perang maupun perdamaian yang dipaksakan.

Pidato ini disampaikan dalam siaran televisi nasional, di tengah meningkatnya ketegangan militer dengan Israel dan peringatan keras terhadap Amerika Serikat.

"Iran akan bersikap tegas terhadap perang yang dipaksakan, sebagaimana terhadap perdamaian yang dipaksakan," kata Khamenei. 

“Bangsa ini tidak akan menyerah kepada siapa pun saat menghadapi pemaksaan.”

Pernyataan ini disampaikan menyusul serangan udara intensif yang dilancarkan Israel terhadap dua fasilitas nuklir utama Iran di Teheran dan Karaj, yang sebelumnya dikonfirmasi sebagai situs produksi sentrifugal oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Ledakan besar terdengar di beberapa titik ibu kota Iran, memaksa sistem pertahanan udara Teheran untuk aktif semalaman.

Sementara itu, militer Israel mengklaim bahwa Iran telah meluncurkan beberapa rudal balasan ke arah Israel.

Serangan ini memicu sirene peringatan di wilayah utara negara itu.

Khamenei secara khusus merespons pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya mengatakan bahwa Iran tidak merespons ancaman dengan baik.

"Rakyat Amerika harus tahu, bahwa setiap bentuk intervensi militer terhadap Iran akan menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," ujar Khamenei.

Pernyataan keras ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional bahwa konflik terbuka antara Iran dan Israel dapat meluas, terutama setelah serangkaian aksi saling serang yang melibatkan situs-situs strategis dan fasilitas nuklir.

Iran, yang selama bertahun-tahun menghadapi sanksi ekonomi dan tekanan diplomatik, kini berada dalam posisi menegaskan kedaulatan nasionalnya.

Khamenei juga menyampaikan sinyal bahwa Teheran tidak akan tinggal diam menghadapi tindakan militer dari negara lain.

Menurutnya, perdamaian hanya dapat terjadi jika disepakati secara adil, bukan dipaksakan melalui kekuatan senjata.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan