Konflik Iran Vs Israel
Kelompok Yahudi Progresif dan Arus Utama AS Terpecah gara-gara Serangan Israel ke Iran
Kelompok Yahudi progresif di AS menolak aksi balasan Israel ke Iran dan minta konflik diselesaikan lewat cara damai, bukan lewat kekerasan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Febri Prasetyo
Sikap yang terbelah ini juga bisa berdampak pada politik domestik Amerika, terutama menjelang pemilu.
Sayap progresif di Partai Demokrat mulai mendorong perubahan arah kebijakan terhadap Israel.
Sementara Partai Republik dan Presiden Trump tetap mengambil posisi pro-Israel yang tegas.
"Dukungan untuk Israel bukan negosiasi, ini soal prinsip," kata Trump dalam pidatonya bulan lalu.
Situasi Terbaru Iran–Israel
Ketegangan antara Iran dan Israel makin memanas dalam beberapa minggu terakhir.
Setelah saling serang rudal terjadi, kekhawatiran muncul soal pecahnya perang regional yang lebih luas di Timur Tengah.
Di tengah situasi genting ini, suara dari komunitas Yahudi AS pun ikut terbelah: antara mendukung serangan atau menyerukan damai.
(Tribunnews.com/ Andari Wulan Nugrahani)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.