Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Majid Khadami Ditunjuk Jadi Kepala Intelijen IRGC Gantikan Mohammed Kazemi yang Tewas Dibunuh Israel

IRGC telah menunjuk Majid Khademi menjadi kepala intelijen baru menggantikan Mohammed Kazemi yang tewas dalam serangan Israel di Teheran.

Tasnim
KEPALA INTELIJEN BARU - Pasukan Darat IRGC dikerahkan ke zona pertempuran di Iran barat sebelum operasi antiteror berskala besar dan khusus, dengan nama sandi Payambar-e-A’azam (Nabi Besar) 19. IRGC menunjuk Majid Khademi menjadi kepala intelijen baru menggantikan Mohammed Kazemi yang tewas dalam serangan Israel di Teheran. 

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menunjuk kepala intelijen baru menggantikan Mohammed Kazemi yang tewas terbunuh akibat serangan Israel yang terjadi pada Minggu (15/6/2025) lalu.

Dikutip dari Middle East Eye, sosok yang ditunjuk adalah Majid Khadami. Penunjukkan ini disampaikan oleh Komandan IRGC, Mohammad Pakpour, pada Jumat (20/6/2025).

Sementara, Pakpour juga baru saja menjabat sebagai Komandan IRGC menggantikan Hossein Salami yang tewas dalam sebuah serangan Israel pada Jumat (13/6/2025).

"Selama tahun-tahun ketika komandan kami yang syahid, Kazemi dan Mohaqeq, memimpin intelijen IRGC, kami menyaksikan pertumbuhan yang signifikan dalam semua aspek intelijen di IRGC," kata Pakpour.

Sebelumnya, tewasnya Kazemi pertama kali diberitakan oleh media Iran, Tasnim. Dia disebut tewas bersama dengan wakilnya Hassan Mohaqiq dalam sebuah serangan Israel ke Teheran pada Minggu lalu.

Menurut laporan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Kazemi dan wakilnya tersebut tewas saat tengah menghadiri sebuah pertemuan.

"Jet tempur (Israel), mengikuti informasi intelijen IDF yang akurat, menghantam sebuah bangunan di Teheran di mana beberapa pejabat senior dari organisasi intelijen Iran berada," kata IDF, dikutip dari Times of Israel.

IDF menuding Kazemi telah merencanakan serangan ke Isreal dan negara-negara di Timur Tengah.

"Para pejabat ini memainkan peran sentral dalam membentuk penilaian strategis Iran dan merencanakan serangan teroris terhadap Israel, Barat, dan negara-negara di Timur Tengah," ujarnya.

Baca juga: Iran Buka Gerbang Neraka, IRGC: Pemukim Israel Tinggalkan Yerusalem atau Mati Perlahan di Bunker

Di sisi lain, tewasnya Kazemi pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu.

"Beberapa saat yang lalu, kami juga mendapatkan kepala intelijen dan wakilnya di Teheran," kata Netanyahu dalam sebuah wawancara."

"Pilot-pilot kami berada di atas langit Teheran, dan kami menargetkan situs-situs militer, situs-situs nuklir," jelasnya.

Setelah diumumkan Netanyahu, pihak IRGC pun membenarkan terkait tewasnya Kazemi.

Di sisi lain, serangan udara Israel itu turut menewaskan elite dari organisasi sayap IRGC, Quds.

Kepala Departemen Intelijen Pasukan Quds, Mohsen Bakri, dan wakilnya, Abu al-Fadl Nikouei, juga terbunuh dalam sernangan tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan