Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Strategi AS akan Hancurkan Nuklir Iran Tanpa Turun Langsung, Dibocorkan Media Jerman

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, akan memutuskan apakah bergabung dengan Israel untuk menyerang Iran.

Editor: Hasanudin Aco
BBC
NUKLIR IRAN - Lokasi yang disebut-sebut sebagai lokasi nuklir Iran di dalam bunker. /Foto dokumentasi 

Adalah pesawat pengebom B-2 Spirit Amerika, yang dilengkapi dengan salah satu bom non-nuklir terberat di dunia, diperkirakan menjadi satu-satunya gabungan pesawat dan bom yang mampu menghancurkan target seperti pabrik nuklir di Fordow.

Ini adalah senjata penghancur bunker GBU-57/B seberat 30.000 pon, yang juga dikenal sebagai Massive Ordinance Penetrator (MOP).

Apa itu B-2 dan MOP?

Israel sebenarnya memiliki angkatan udara yang canggih, dilengkapi dengan pesawat tempur siluman F-35i generasi kelima yang menargetkan banyak pertahanan udara Iran, ditambah jet F-15 dan F-16 yang kemudian menukik dengan bom dan rudal.

Namun negara ini tidak memiliki pesawat pengebom yang mampu mengangkut pesawat seperti GBU-57/B.

B-2 adalah satu-satunya pesawat yang diizinkan membawa penghancur bunker dalam pertempuran, meskipun B-52 telah menguji MOP.

B-2 Spirit yang dirancang secara unik dan memiliki kemampuan siluman memiliki dua awak dan mampu meluncurkan senjata konvensional atau nuklir.

Angkatan Udara AS memiliki 19 pesawat B-2A yang beroperasi, menurut International Institute for Strategic Studies (IISS) yang berbasis di Inggris, yang menerbitkan hitungan tahunan angkatan bersenjata dunia.

B-2 dirancang untuk menghindari pertahanan udara Uni Soviet dan melancarkan serangan nuklir, kata William Alberque, peneliti tamu di Henry L. Stimson Center dan mantan direktur Pusat Pengendalian Senjata, Perlucutan Senjata, dan Nonproliferasi Senjata Pemusnah Massal NATO .

Pesawat pengebom siluman, yang mampu menempuh jarak yang sangat jauh tanpa berhenti untuk mengisi bahan bakar, diadaptasi untuk membawa bom konvensional berukuran besar, katanya kepada Newsweek .

MOP merupakan turunan dari senjata yang dijuluki "induk dari semua bom" di era perang Irak, kata Alberque, tetapi ditingkatkan menjadi lebih kecil dan mampu menembus lebih jauh ke target yang lebih keras.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan