Senin, 1 September 2025

Konflik Iran Vs Israel

Disusun 8 Bulan Lalu, Operasi Narnia Israel yang Membunuh 9 Ilmuwan Nuklir Iran

Sembilan ilmuwan nuklir Iran dibunuh Israel dalam operasi khusus yang digelar pada Jumat 13 Juni 2025 lalu.

|
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA
KONFLIK - Pertikaian antara Israel dengan Iran masih terus berlanjut sejak Jumat (13/6/2025). Akibat pertikaian itu, dilaporkan ratusan orang meninggal dan ribuan orang mengalami luka-luka. 

Rencana pembunuhan itu disusun November 2024 lalu (8 bulan lalu).

Daftar 9 ilmuwan Iran yang dibunuh Israel:

- Fereydoun Abbasi, seorang ahli teknik nuklir
- Mohammad Mahdi Tehranchi, seorang ahli fisika
- Akbar Matlali Zadeh, seorang ahli teknik kimia
- Saeed Beraji, seorang ahli teknik material
- Amir Hassan Faqahi, seorang ahli fisika
- Abd al-Hamid Minushahr, seorang ahli fisika reaktor
- Mansour Asgari, seorang ahli fisika
- Ahmad Reza Davalparki Daryani, pakar teknik nuklir
- Ali Bakhayi Kathehremi, seorang ahli mekanik

Mengapa targetnya ilmuwan nuklir

Pejabat intelijen Israel yakin bahwa melenyapkan ilmuwan nuklir adalah bagian terpenting dari "Operasi Narnia" karena para pemimpin dan peralatan militer yang hancur akan lebih mudah diganti.

Sementara pengetahuan yang dimiliki oleh ilmuwan nuklir akan memakan waktu lebih lama untuk ditentukan, kantor berita tersebut mengutip pernyataan seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya.

Israel telah dituduh membunuh ilmuwan Iran beberapa kali selama dua dekade terakhir, tetapi serangan tersebut bersifat sporadis.

Operasi Narnia menandai perubahan besar dalam pendekatan Israel terhadap program nuklir Iran, karena operasi tersebut menewaskan hampir semua ilmuwan paling elit Iran dalam satu malam untuk pertama kalinya.

Pemerintah Iran belum secara terbuka mengonfirmasi kematian para ilmuwan tersebut. 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan