Konflik Iran Vs Israel
Disusun 8 Bulan Lalu, Operasi Narnia Israel yang Membunuh 9 Ilmuwan Nuklir Iran
Sembilan ilmuwan nuklir Iran dibunuh Israel dalam operasi khusus yang digelar pada Jumat 13 Juni 2025 lalu.
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, ISRAEL - Sembilan ilmuwan nuklir Iran dibunuh Israel dalam operasi khusus yang digelar pada Jumat 13 Juni 2025 lalu.
Pembunuhan para ilmuwan serta sejumlah jenderal Iran memulai babak awal perang Israel dan Iran.
Kasus itu memantik kemarahan Iran dengan meluncurkan ratusan rudal balistik ke Israel.
Operasi pembunuhan
Saluran 12 Israel menurunkan ulasan ilmuwan nuklir Iran dibunuh oleh senjata khusus, tetapi rincian insiden tersebut tidak dirilis.
Times of Israel mengatakan pembunuhan itu ikut dibantu drone (pesawat tak berawak).
Drone terbang rendah menewaskan seorang ilmuwan nuklir Iran di sebuah rumah persembunyian.
Media Iran mengatakan sebuah pesawat tak berawak telah menyerang sebuah apartemen di gedung perumahan di pusat Teheran pada hari Jumat, tetapi tidak memberikan rinciannya.
Menurut The Wall Street Journal, seorang ilmuwan nuklir Iran lainnya juga dibunuh di luar rumahnya, kata seorang pejabat yang berbicara kepada The Journal namun menolak menyebutkan nama ilmuwan itu.
Operasi pembunuhan itu dijuluki "Operasi Narnia".
Menurut sumber, pembunuhan tersebut terjadi serentak di banyak lokasi berbeda, dilakukan dengan senjata khusus yang belum diidentifikasi secara jelas.
Times of Israel mengutip pernyataan pejabat intelijen Barat yang mengatakan bahwa operasi tersebut memiliki "tingkat koordinasi yang belum pernah terjadi sebelumnya".
Iran belum membuat pernyataan resmi, tetapi kantor berita milik pemerintah di negara itu telah mulai melaporkan "peristiwa keamanan yang tidak biasa" di beberapa lokasi penelitian yang sensitif.
Para pengamat mengatakan "Operasi Narnia" dapat menandakan eskalasi baru dalam perang bayangan antara Iran dan Israel, terutama mengenai program nuklir yang telah menjadi kontroversi selama bertahun-tahun.
Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Channel 12 bahwa para ilmuwan tampaknya yakin bahwa mereka aman dari serangan semacam itu di rumah mereka.
Channel 12 juga mengatakan bahwa Israel telah memantau ilmuwan nuklir Iran selama bertahun-tahun.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.