Konflik Iran Vs Israel
Hasil Serangan AS terhadap Fordow Iran Masih Diragukan, Tak Bisa Hanya Dilihat dari Citra Satelit
Kerusakan situs nuklir Iran, Fordow, buntut serangan bom penghancur bunker milik AS, masih diragukan.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Nuryanti
TRIBUNNEWS.com - Kerusakan fasilitas nuklir Fordow milik Iran pasca-serangan Amerika Serikat (AS), Minggu (22/6/2025) dini hari waktu Iran, masih diragukan.
Seorang peneliti asosiasi di CNA Corporation, Decker Eveleth, mengatakan kerusakan Fordow tidak cukup hanya dilihat berdasarkan citra satelit.
Aula yang berisi ratusan sentrifus "terkubur terlalu dalam, sehingga kami tidak bisa mengevaluasi tingkat kerusakan berdasarkan citra satelit," kata Eveleth yang fokus terhadap studi citra satelit, Senin (23/6/2025), dikutip dari Reuters.
Sementara itu, mantan inspektur nuklir PBB Yang mengepalai Institut Sains dan Keamanan Internasional AS, David Albright, mengklaim serangan Amerika terhadap Fordow, berhasil.
"Mereka (AS) baru saja menerobos (menyerang) menggunakan MOP (Massive Ordnance Penetrator)" ujarnya, Senin.
"Saya perkirakan fasilitas itu (Fordow) hancur," imbuh dia.
Baca juga: Spesifikasi Bunker Buster GBU-57 MOP AS, Satu-satunya Bom Disebut Bisa Hancurkan Fordow Milik Iran
Citra satelit menunjukkan serangan AS terhadap Fordow menunjukkan fasilitas itu mengalami kerusakan parah di permukaan.
Tampak enam lubang di mana bom penghancur bunker tampaknya telah dilepaskan, serta tanah yang terlihat retak dan tertutup debu.
Namun, tidak ada konfirmasi mengenai kondisi di dalamnya, kata para ahli, Minggu.
Iran diketahui mengubur sebagian besar fasilitas nuklirnya jauh di bawah tanah, termasuk Fordow, untuk melindungi dari serangan seperti yang dilakukan AS pada Minggu dini hari.
AS dan Israel telah menyatakan mereka bermaksud menghentikan program nuklir Teheran.
Namun, kegagalan untuk menghancurkan seluruh fasilitas dan peralatan nuklir Iran, dapat berarti Teheran secara mudah memulai kembali program senjata yang menurut intelijen AS dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) PBB telah ditutup pada 2003.
Selain Fordow, AS juga menargetkan dua fasilitas nuklir Iran lainnya, yaitu Natanz dan Isfahan.
Trump: Hancur Total
Pasca-serangan yang diluncurkan militernya, Presiden AS, Donald Trump, mengklaim fasilitas nuklir Iran yang ditargetkan, telah "hancur total".
Ia mengatakan serangan tersebut "sangat sukses", dilansir Al Jazeera.
Sumber: TribunSolo.com
Donald Trump
Fordow
Situs Nuklir Fordow
Iran
Israel
Amerika Serang Iran
Perang Iran-Israel
Konflik Iran vs Israel
Konflik Iran Vs Israel
Israel dan Iran Jauh dari Kata Damai, Perang Bayangan Sengit Intelijen hingga Serangan Siber |
---|
Mossad Israel Sukses Rekrut 'Orang Dalam' Nuklir Iran, Teheran Eksekusi Gantung Rouzbeh Vadi |
---|
Iran Bentuk Badan Baru di Era Perang Lawan Israel: Apa Itu Dewan Pertahanan Nasional? |
---|
Termasuk Alamat Rumah, Iran Klaim Punya Profil Lengkap Para Pilot Israel yang Ikut Perang |
---|
Iran Buka Suara Soal Operasi Rahasia, Bantah Incar Warga Sendiri di Eropa dan Amerika |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.