Jumat, 29 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Iran Ngaku Telah Beri Sinyal ke Qatar Sebelum Luncurkan Rudal ke Pangkalan Udara AS Al Udeid

Iran mengklaim telah memberi peringatan kepada Qatar sebelum meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Al Udeid, Qatar

khaberni/tangkap layar
RUDAL ANTARBENUA - Rudal antarbenua milik Iran, Khaybar yang dilaporkan sudah digunakan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk menyerang Tel Aviv, Israel pada Minggu (22/6/2025). Iran mengklaim telah memberi peringatan kepada Qatar sebelum meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Al Udeid, Qatar 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, menganggap Iran telah melakukan pelanggaran internasional karena mengganggu kedaulatan Qatar.

“Kami mengecam segala bentuk eskalasi militer yang dapat membahayakan keselamatan warga sipil dan kestabilan kawasan. Serangan ke wilayah Qatar adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.

Kecaman serupa juga turut dilontarkan Uni Emirat Arab (UEA) menjadi negara pertama yang secara tegas mengecam serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Al Udeid, Qatar.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri UEA menyebut serangan itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara tetangga dan hukum internasional.

Menyusul yang lainnya, Pemerintah Irak melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa serangan semacam ini merupakan perkembangan yang sebelumnya telah mereka peringatkan.

Irak melihat bahwa ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat sudah semakin cepat meningkat, dan bisa berdampak luas terhadap keamanan seluruh wilayah Timur Tengah.

Oleh karena itu, Irak menyerukan agar semua pihak mengutamakan dialog, menahan diri, dan tidak memperburuk situasi dengan serangan lanjutan.

Sementara Arab Saudi juga mengecam keras tindakan Iran yang melepaskan rudal ke wilayah Qatar. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut serangan itu tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apapun.

“Ini adalah masalah yang tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun,” tegas pernyataan resmi Arab Saudi.

Arab Saudi menyatakan dukungan penuh terhadap Qatar, yang menjadi sasaran serangan. Mereka menyebut Qatar sebagai negara saudara, dan menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas di antara negara-negara Teluk.

(Tribunnews.com / Namira)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan