Sabtu, 10 Januari 2026

Konflik Iran Vs Israel

Jika Terjadi Gencatan Senjata Hari Ini, Siapakah yang Menang dalam Perang Iran Vs Israel?

Siapa pihak yang bisa dibilang menang dalam peperangan "jarak jauh" yang berlangsung sejak 13 Juni 2025 lalu? Iran atau Israel?

RNTV/TangkapLayar
PERANG JARAK JAUH - Jet-jet tempur Israel di udara. Jika akhirnya Iran dan Israel menyepakati gencatan senjata, siapa pihak yang bisa dibilang menang dalam peperangan "jarak jauh" yang berlangsung sejak 13 Juni 2025 lalu? 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika akhirnya Iran dan Israel menyepakati gencatan senjata, siapa pihak yang bisa dibilang menang dalam peperangan "jarak jauh" yang berlangsung sejak 13 Juni 2025 lalu?

Seperti diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata pada Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.

Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi menyatakan belum ada kesepakatan gencatan senjata atau penghentian operasi militer hingga saat ini Selasa (24/6/2025).

IRAN SERANG PANGKALAN UDARA - Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Al Udeid di Qatar, Senin (23/6/2026) malam. 
IRAN SERANG PANGKALAN UDARA - Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Al Udeid di Qatar, Senin (23/6/2026) malam.  (Infografis/Akbar Permana/Tribunnews)

Jika akhirnya terjadi gencatan senjata, apa alasan Iran menyetujui gencatan senjata?,

Apakah kondisi ini mengindikasikan Israel menang?

Berikut analisa yang dilakukan Middle East Spectator:

Dalam serangan pembuka, karena kombinasi sabotase internal yang meluas dan serangan udara Israel yang ekstensif, sebagian besar pertahanan udara jarak jauh/menengah Iran hancur.

Sejak hari ke-2 atau ke-3 perang, Israel telah beroperasi dengan kebebasan yang hampir sepenuhnya di atas langit Iran.

Pertama di Barat, kemudian secara bertahap meluas ke tengah.

Dalam berbagai video di media sosial, terlihat drone UAV Israel beroperasi dengan cukup bebas di beberapa titik, sebuah tanda yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang benar-benar salah.

Masalah superioritas udara ini adalah kunci untuk memahami situasi rudal.

Sementara Iran masih memiliki puluhan ribu rudal balistik dan ratusan peluncur.

Artinya dari sisi kuantitas dan stok rudal, Iran tidak mempunya masalah.

Namun, karena superioritas udara Israel secara total, Iran kesulitan melakukan serangan rudal dalam jumlah besar tanpa menerima serangan pendahuluan langsung dari musuh. 

Saat Iran mengeluarkan peluncur dari pangkalan, Israel mendeteksinya, dan menyerang dengan impunitas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved