Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Usai Omeli Netanyahu dari Air Force One, Trump Jamin Gencatan Senjata Iran - Israel Berlaku Lagi

Trump disebut sudah menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak membalas serangan Iran.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Erik S
Truth Social/@realDonaldTrump
TRUMP DI GEDUNG PUTIH - Foto diambil dari akun Trump di Truth Social, Selasa (24/6/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam postingan yang diunggah pada Senin (23/6/2025). Pada 23 Juni 2025 malam, Trump mengomentari respon lemah Iran terhadap pangkalan militer AS di Qatar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut gencatan senjata antara Iran dan Israel kembali berlaku meski telah terjadi pelanggaran pada awal - awal dimulainya kesepakatan, Selasa (24/6/2025).

 

Dikutip dari Reuters dan AP News, Trump disebut sudah menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak membalas serangan Iran.

 

Sambungan telepon Trump itu dilakukan dari atas Air Force One yang tengah terbang menuju KTT NATO di Den Haag, Belanda.

Baca juga: Trump: Pesawat Israel Putar Balik, Tak Jadi Serang Iran dan Langgar Gencatan Senjata

Menurut pejabat Gedung Putih, Trump tidak bertele-tele dalam menyampaikan penegasannya atas pentingnya mempertahankan gencatan senjata

 

Pejabat tersebut mengatakan Netanyahu langsung memahami keparahan situasi dan mengakui kekhawatiran Trump.

 

“Israel tidak akan menyerang Iran. Semua pesawat akan berbalik dan pulang, sambil melakukan gelombang pesawat yang bersahabat ke Iran. Tidak ada yang akan terluka. Gencatan senjata itu berlaku,” kata Trump.

Sebelumnya Donald Trump sempat melontarkan kata umpatan yang agak keras setelah mengetahui Israel berniat membalas serangan Iran di masa gencatan senjata.

 

Trump dengan tajam menegur Israel atas tanggapan militernya untuk merespons serangan rudal Iran yang hanya meledak di udara, setelah berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel.

 

“Sekarang saya mendengar Israel baru saja keluar karena mereka merasa dilanggar oleh satu roket yang tidak mendarat di manapun. Bukan itu yang kita inginkan,” kata Trump sebelum meninggalkan Gedung Putih untuk menuju KTT NATO di Belanda.

Baca juga: 11 WNI Tiba di Indonesia, 18 Masih Tertahan di Doha Imbas Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan