Konflik Palestina Vs Israel
Terungkap, Taktik Tekanan ke ICC Terkait Kasus Israel: Intervensi AS dan Barat Sangat Kuat
Amerika dan Barat menggunakan sejumlah taktik untuk menekan peradilan pidana internasional (ICC) untuk menghentikan kasus genosida Israel.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Insiden tersebut memicu spekulasi tentang apakah tuduhan tersebut merupakan bagian dari kampanye yang lebih besar untuk mendiskreditkan Khan dan membatalkan surat perintah penangkapan terhadap petinggi pemerintahan Israel.
Badan intelijen Belanda mengakui meningkatnya tekanan asing, menyatakan bahwa ICC telah menjadi "target yang menarik untuk spionase dan pengaruh subversif."
Baca juga: Profil 2 Hakim dan 2 Wakil Jaksa Penuntut ICC yang Kena Sanksi AS karena Selidiki Kejahatan di Gaza

Taktik AS
Para pejabat AS juga berupaya mengalihkan yurisdiksi ke pengadilan Israel dengan menggunakan prinsip komplementaritas.
Namun, upaya untuk memungkinkan misi pencari fakta di Gaza terhambat ketika Israel dilaporkan menolak memberikan akses melalui wilayahnya, meskipun Otoritas Palestina (PA) menawarkan akses masuk melalui Mesir.
"Kami membatalkan misi Rafah, tetapi tidak pernah menerima persetujuan tertulis dari Israel," kata sumber kantor kejaksaan AS.
Intrik lebih lanjut terungkap seputar dugaan proposal makan malam di Yerusalem.
Seorang pengacara yang dekat dengan Khan mengklaim bahwa penasihat AS Thomas Lynch menyarankan pertemuan antara Khan, Netanyahu, dan pengacara Alan Dershowitz.
"Sebuah remake dari Oliver Twist," ujar Khan.
"Netanyahu dan saya sedang makan kalkun panggang sementara warga Gaza menyaksikan kelaparan. Itu ide yang berbahaya."
Lynch membantah berita tersebut, menyebutnya “palsu dan menyesatkan.”
Tuduhan pelecehan seksual muncul tak lama kemudian, ketika korban yang diduga berbicara kepada dua staf ICC, termasuk Lynch.
Pengaduan yang diteruskan ke bagian sumber daya manusia, diam-diam ditangguhkan setelah perempuan tersebut menolak untuk bekerja sama lebih lanjut.
Namun, memo Lynch bocor pada bulan Oktober, memicu spekulasi tentang sabotase internal.
Pada bulan Mei, Khan secara resmi menyerahkan surat perintah penangkapan.
Sebulan kemudian, negara-negara G7 membahas pengendalian kerusakan.
Konflik Palestina Vs Israel
Paus Leo XIV Minta Israel dan Hamas segera Berdamai dan Lepas Masing-masing Sandera |
---|
Pasukan Darat Israel Sudah Buka Jalan ke Kota Gaza, Serbuan Besar-besaran Segera Terjadi |
---|
Microsoft Minta Bantuan FBI Hentikan Demo Karyawan yang Minta Putus Hubungan dengan Israel |
---|
Australia Usir Dubes Iran usai Serangan Anti-Yahudi Tahun Lalu, Teheran Janjikan Pembalasan |
---|
Hamas Bantah Klaim Israel, 21 Korban Tewas di Rumah Sakit Nasser Bukan Anggota Pejuang |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.