Sabtu, 30 Agustus 2025

Top Rank

10 Bidang Pekerjaan yang Paling Rentan Terhadap Stres dan Depresi, Adakah Profesimu?

Inilah 10 bidang pekerjaan yang paling rentan membuat stres dan depresi di Amerika Serikat, menurut studi.

Pexels
PEKERJAAN RENTAN DEPRESI - Ilustrasi pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi, diunduh dari Pexels pada 19 Agustus 2025. Inilah 10 bidang pekerjaan yang paling rentan membuat stres dan depresi, menurut studi. 

Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis data dari 287.282 partisipan.

Hasilnya, para peneliti mengidentifikasi tujuh faktor gaya hidup yang berpengaruh terhadap risiko depresi.

Mereka menemukan bahwa partisipan yang mempertahankan setidaknya lima dari tujuh faktor tersebut mengalami penurunan risiko depresi sebesar 57%.

7 kebiasaan sehat tersebut yakni:

  1. Tidur yang cukup: menjaga kualitas dan durasi tidur optimal.
  2. Berolahraga secara teratur: melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu.
  3. Mengonsumsi makanan sehat: memperbanyak sayur, buah, protein seimbang, dan mengurangi makanan olahan.
  4. Membatasi konsumsi alkohol: menghindari kebiasaan minum berlebihan.
  5. Tidak merokok: menjauh dari risiko peradangan dan gangguan kesehatan mental.
  6. Membatasi perilaku sedentari atau kurang gerak: mengurangi waktu duduk terlalu lama dan lebih banyak bergerak.
  7. Memiliki koneksi sosial: menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.

Para peneliti juga menganalisis penanda peradangan, termasuk protein C-reaktif, yang selama ini dikaitkan dengan depresi.

Hasilnya, partisipan dengan gaya hidup sehat memiliki skor peradangan yang lebih baik.

Dari 197.344 peserta yang datanya dianalisis lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa kebiasaan gaya hidup sehat menurunkan risiko depresi bahkan pada individu dengan risiko genetik lebih tinggi.

Pendekatan pengacakan Mendel dalam studi ini juga mengonfirmasi adanya hubungan sebab-akibat antara faktor gaya hidup dan depresi.

“Saya pikir kejutan terbesarnya adalah jika Anda memiliki gaya hidup yang baik, Anda dapat mengurangi risiko depresi hingga 57%, yang sebenarnya merupakan angka yang sangat besar,” kata Barbara Sahakian, psikolog klinis dan ahli saraf di Universitas Cambridge, sekaligus salah satu penulis studi ini.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan