Senin, 18 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Trump Peringatkan Israel soal Menyenggol 'Sekutu Besar' AS: Kalian Harus Hati-hati!

Setelah Israel menyerang Ibu Kota Qatar, Doha, Presiden AS Donald Trump menegur keras agar tak menyenggol sekutu besar Washington.

Tayang:
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Facebook The White House
TRUMP DAN NETANYAHU - Tangkapan layar The White House pada Jumat (11/7/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) dan Presiden AS Donald Trump (kiri) berfoto di Gedung Putih, pada hari Senin (7/7/2025). Trump memperingatkan Israel soal serangan ke Doha, Qatar dengan menyebut harus berhati-hati dalam menyenggol 'sekutu besar' AS itu. 

Masalahnya, menurut Channel 12, adalah apa yang dipikirkan oleh petinggi keamanan Israel sebagai tanggapan Hamas.

Shin Bet menilai bahwa Hamas kemungkinan besar akan menolak proposal AS sepenuhnya. Barnea yakin bahwa proposal tersebut bisa saja ditolak.

Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir dan Penasihat Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi keduanya dilaporkan setuju dengan penilaian Barnea, dan ketiganya merekomendasikan agar Israel menahan tembakan sampai gambaran yang lebih jelas muncul.

Namun, posisi Shin Bet adalah bahwa Hamas kemungkinan besar tidak akan memberikan respons positif dan hanya ada sedikit waktu untuk melancarkan serangan.

Pandangan tersebut dilaporkan diamini oleh Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz, yang memicu serangan tersebut.

KTT Arab-Islam Bahas Serangan Israel

KTT Arab-Islam dimulai pada Senin (15/9/2025) di Doha yang mempertemukan para pemimpin Arab dan dunia.

Pertemuan tersebut sebagai tanggapan atas serangan Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya minggu lalu yang menargetkan para pemimpin Hamas di Qatar.

Serangan mematikan tersebut — yang dilakukan oleh salah satu sekutu AS di wilayah sekutu lain — memicu gelombang kritik, termasuk kecaman dari Trump.

Melansir Al Arabiya, para pemimpin negara-negara Teluk juga diperkirakan akan mengadakan pertemuan puncak terpisah.

Baca juga: PM Irak Desak Aliansi Militer Islam sebagai Respons Agresi Israel di Gaza dan Qatar

Para peserta diperkirakan akan membahas rancangan resolusi yang dihasilkan dari pertemuan tingkat menteri persiapan pada hari Minggu menjelang pertemuan puncak.

Draf tersebut menyatakan bahwa serangan Israel di Doha pekan lalu dan tindakan-tindakan lainnya mengancam upaya normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio meminta Qatar untuk terus memainkan peran konstruktif dalam menyelesaikan konflik Gaza.

Berbicara bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di kantornya di Yerusalem, Rubio mengatakan Qatar dapat membantu mencapai tujuan membebaskan semua 48 sandera yang masih ditawan di Gaza, melucuti senjata Hamas, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi warga Gaza.

"Oleh karena itu, kami akan terus mendorong Qatar untuk memainkan peran konstruktif dalam hal itu," ujarnya, dikutip dari Reuters.

Netanyahu, yang tidak mundur sedikit pun sejak serangan Doha menuai kecaman luas, mengatakan dia tidak mengesampingkan serangan lebih lanjut terhadap para pemimpin Hamas "di mana pun mereka berada".

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved