Rabu, 15 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Menlu Spanyol Desak Pemungutan Suara Segera Terkait Sanksi untuk Israel

Menlu Spanyol Jose Manuel Albares mendesak pemungutan suara mengenai sanksi terhadap Israel selama pertemuan informal Dewan Urusan Luar Negeri.

Editor: Muhammad Barir
X/Menlu Spanyol, Jose Manuel Albares
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares (tengah), Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide (kanan) dan Menteri Luar Negeri Irlandia Micheal Martin (kiri) memberi isyarat setelah konferensi pers di Brussels, Belgia pada 27 Mei 2024. 

Menlu Spanyol Desak Pemungutan Suara Segera untuk Jatuhkan Sanksi kepada Israel

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares mendesak pemungutan suara mengenai sanksi terhadap Israel selama pertemuan informal Dewan Urusan Luar Negeri yang diadakan di New York.​

Albares "menyerukan untuk tidak menunda lagi dan segera memberikan suara terkait sanksi terhadap Israel

Ia juga meminta kejelasan mengenai hari pemungutan suara," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa (23/9/2025).

Ia menegaskan kembali komitmen Spanyol terhadap multilateralisme dan hukum internasional, khususnya prinsip-prinsip universal Piagam PBB, yang selanjutnya meningkatkan "tanggung jawab Eropa" untuk melindungi prinsip-prinsip universal tersebut.

"Menteri Spanyol memperingatkan rekan-rekannya di Eropa bahwa multilateralisme dan hukum internasional berada dalam bahaya. Ia memberikan contoh nyata seperti agresi Rusia terhadap Ukraina, situasi buruk di Gaza dan Tepi Barat, serta serangan yang tidak dapat diterima di wilayah Qatar," demikian pernyataan tersebut.

Albares juga meminta mitra-mitra Eropa untuk "berdiri teguh" dalam membela tatanan internasional.

Albares juga ingin menekankan bahwa, jika kita ingin berbicara tentang hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, kita harus tegas dalam mengutuk pelanggaran di mana pun terjadi. 

 

 

Baca juga: Menlu Spanyol Tepis Ucapan Netanyahu yang Mengatakan Negara Palestina Takkan Terwujud

 

 

Menurutnya, harus jelas bahwa kita menjunjung tinggi prinsip dan nilai yang sama dalam semua skenario, dari Ukraina hingga Gaza, termasuk Qatar ketika diserang," tegas pernyataan tersebut.

Albares lebih lanjut mendesak "konsistensi" dalam tindakan Uni Eropa, dengan mencatat bahwa blok tersebut bersatu dan bertekad dalam menanggapi Rusia tetapi gagal menyepakati langkah-langkah mengenai pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel.

"Kita harus menyadari bahwa kurangnya kemauan politik untuk bertindak di Gaza tidak memperkuat Uni Eropa sebagai aktor global, justru sebaliknya," ujarnya.

 

 

 

SUMBER: ANADOLU AJANSI

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved