Kamis, 9 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

450 Tokoh Yahudi Serukan Sanksi Terhadap Israel atas Genosida Gaza

Lebih dari 450 tokoh Yahudi, termasuk mantan pejabat Israel, mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel atas genosida di Gaza

Editor: Muhammad Barir
Tangkap layar X/@BarakRavid
DEMO TEL AVIV. Tangkap layar X/@BarakRavid, Senin (18/8/2025), menunjukkan aksi demo yang dihadiri ratusan ribu warga Israel di Tel Aviv. Mereka menuntut diakhirinya perang di Gaza, pemulangan sandera, dan gencatan senjata. 

450 Tokoh Yahudi Serukan Sanksi Terhadap Israel atas Genosida Gaza

Ringkasan Berita:
  • Lebih dari 450 tokoh Yahudi mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadap "Israel"
  • Sanksi Israel atas genosida di Gaza dan pelanggaran hukum internasional
  • Mereka menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk menegakkan putusan ICJ

 


TRIBUNNEWS.COM-  Lebih dari 450 tokoh Yahudi, termasuk mantan pejabat Israel, mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadap "Israel" atas genosida di Gaza dan pelanggaran hukum internasional.

Lebih dari 450 tokoh Yahudi terkemuka di seluruh dunia telah mengeluarkan seruan publik yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para pemimpin global untuk menjatuhkan sanksi terhadap "Israel" atas apa yang mereka gambarkan sebagai tindakan "tidak bermoral" yang memenuhi definisi hukum genosida di Gaza.

Para penandatangan surat tersebut termasuk mantan pejabat Israel , seniman peraih Oscar, penulis ternama, dan intelektual, yang secara kolektif mengecam tindakan "Israel" di Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan al-Quds yang diduduki. Seruan ini bertepatan dengan pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa di Brussels, di mana proposal sanksi dilaporkan ditangguhkan meskipun terdapat bukti pelanggaran hak asasi manusia yang terus berlanjut.

Surat terbuka tersebut menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk menegakkan putusan Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC), menghentikan transfer senjata ke "Israel", menjatuhkan sanksi yang ditargetkan, memastikan akses kemanusiaan ke Gaza, dan menolak upaya untuk membungkam kritik terhadap "Israel" sebagai antisemitisme.

"Kami tidak lupa bahwa begitu banyak hukum, piagam, dan konvensi yang ditetapkan untuk melindungi dan menjaga seluruh kehidupan manusia diciptakan sebagai respons terhadap Holocaust," demikian bunyi surat tersebut. "Perlindungan tersebut telah dilanggar tanpa henti oleh Israel."


Para penandatangan termasuk mantan juru bicara Knesset Avraham Burg , mantan negosiator Israel Daniel Levy, penulis Naomi Klein dan Michael Rosen, sutradara pemenang Oscar Jonathan Glazer, aktor AS Wallace Shawn, dan pemenang Hadiah Pulitzer Benjamin Moser.

 

Baca juga: ICJ Putuskan Israel Gagal Buktikan Staf UNRWA Anggota Hamas

 

Surat itu berbunyi, “Kami menundukkan kepala dalam kesedihan yang tak terkira saat bukti-bukti terkumpul bahwa tindakan 'Israel' akan dinilai telah memenuhi definisi hukum genosida.”

Opini publik di kalangan Yahudi AS berubah secara dramatis


Seruan ini muncul di tengah perubahan signifikan dalam opini publik di kalangan Yahudi AS dan pemilih yang lebih luas. Sebuah jajak pendapat Washington Post menemukan bahwa 61 persen orang Yahudi AS percaya bahwa "Israel" telah melakukan kejahatan perang di Gaza, sementara 39% mengatakan Israel melakukan genosida.

Di antara populasi umum AS, 45% sependapat dengan pandangan tersebut, menurut Brookings Institution. Survei Quinnipiac pada bulan Agustus menunjukkan bahwa separuh pemilih AS percaya "Israel" melakukan genosida, termasuk 77?ri Partai Demokrat.

'Solidaritas dengan Palestina bukan pengkhianatan terhadap Yudaisme'
Penandatangan terkenal lainnya termasuk konduktor Israel Ilan Volkov, penulis naskah V (sebelumnya Eve Ensler), komedian Eric André, novelis Damon Galgut, dokumenter Yuval Abraham, dan filsuf Israel Omri Boehm.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved