5 Populer Internasional: Mantan Presiden Prancis Dipenjara - AS Jatuhi Sanksi Minyak ke Rusia
Rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir, di antaranya mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dijaga polisi saat di penjara.
Rudal itu diklaim dapat diluncurkan dari bahu (shoulder-fired) atau dipasang pada kendaraan tempur ringan dan helikopter.
4. Putin Unjuk Gigi, Pamer Kekuatan Rudal Nuklir Yars, Sineva, dan Tu-95MS Usai Disanksi Trump
Militer Rusia menggelar uji kekuatan nuklir dengan menampilkan tiga senjata andalan, rudal balistik antarbenua Yars, rudal laut Sineva, dan pesawat pengebom strategis Tu-95MS.
Latihan yang diikuti pasukan komando dan pasukan kendali nuklir strategis ini kabarnya dipantau langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (22/10/2025).
Dalam sebuah konferensi video dengan jajaran petinggi militer, Putin membuka latihan tersebut dengan pernyataan bahwa kegiatan ini “direncanakan” untuk memastikan kesiapan kendali komando dan operasional pasukan nuklir Rusia.
Tak dirinci berapa banyak rudal yang ditembakkan, tapi Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan peluncuran rudal dilakukan di berbagai lokais yang berbeda.
Rudal balistik antarbenua (ICBM) “Yars” misalnya, yang ditembakkan dari Kosmodrom Plesetsk di wilayah Arkhangelsk,.
Kemudian rudal “Sineva” diluncurkan dari kapal selam nuklir Bryansk di Laut Barents, serta rudal jelajah yang diluncurkan dari pesawat Tu-95MS jarak jauh.
Kremlin menyatakan bahwa latihan sengaja digelar dengan ditujukan untuk menguji kemampuan sistem komando-kendali serta keterampilan operasional personel militer.
Latihan ini juga menguji kecepatan koordinasi antara berbagai cabang militer dalam mengantisipasi potensi ancaman terhadap keamanan nasional Rusia.
Selain menunjukkan kesiapan militer, latihan ini juga berfungsi sebagai pesan politik kepada Barat, terutama setelah Amerika Serikat dan NATO menggelar latihan nuklir mereka sendiri yang bertajuk Steadfast Noon hanya beberapa hari sebelumnya.
Analis militer menilai bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari strategi Rusia untuk menegaskan posisi sebagai kekuatan nuklir global di tengah sanksi ekonomi dan tekanan diplomatik dari negara-negara Barat.
Baca juga: Pesan IOC kepada Indonesia: Jika Kalian Larang Israel, Kami akan Lakukan yang Sama kepada Negaramu
5. Trump Batal Bertemu Putin, AS Langsung Jatuhi Sanksi Minyak ke Rusia
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia membatalkan rencana pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pembatalan ini terjadi karena kurangnya kemajuan dalam upaya diplomatik dan adanya kesan bahwa waktunya tidak tepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-24OKT25.jpg)