Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.353: Bunuh Tawanan, Tentara Rusia Dipenjara Seumur Hidup
Pengadilan Ukraina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia atas pembunuhan tawanan perang Ukraina.
Ringkasan Berita:
- Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1353 pada Jumat (7/11/2025), menandai babak baru ketegangan antara Kyiv dan Moskow yang berakar sejak bubarnya Uni Soviet.
- Ukraina menjatuhkan hukuman seumur hidup pada tentara Rusia yang membunuh tawanan perang, sementara drone Kyiv menyerang kilang minyak di Volgograd.
- Di sisi lain, Swedia dan Ukraina berencana mendirikan pusat teknologi senjata, dan dua warga Kolombia dihukum 13 tahun oleh pengadilan pro-Moskow di Donetsk.
TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia-Ukraina telah memasuki hari ke-1.353 pada Jumat (7/11/2025).
Konflik berkepanjangan ini berakar dari ketegangan yang muncul sejak bubarnya Uni Soviet pada 1991.
Sejak Ukraina memproklamasikan kemerdekaannya, hubungannya dengan Moskow kerap diwarnai perebutan pengaruh politik dan saling curiga.
Situasi memanas pada 2014 ketika Revolusi Euromaidan menggulingkan pemerintahan pro-Rusia di Kyiv.
Tak lama kemudian, Rusia mencaplok Semenanjung Krimea dan mendukung kelompok separatis di wilayah Donbas.
Ketegangan tersebut akhirnya meledak menjadi perang terbuka pada Februari 2022, saat Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.
Terkini, Pengadilan Ukraina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia atas pembunuhan tawanan perang Ukraina.
Kasus ini menjadi yang pertama di mana Ukraina memenjarakan tersangka atas tuduhan tersebut.
Perang ini tak lagi sekadar soal perebutan wilayah, melainkan juga pertarungan narasi, legitimasi politik, dan masa depan tatanan dunia.
Banyak pihak menilai akar konflik masih sangat dalam, sementara jalan menuju perdamaian tampak masih jauh dari jangkauan.
Berikut perkembangan terbaru dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.353:
Tentara Rusia Dipenjara Seumur Hidup karena Bunuh Tawanan Perang Ukraina
Pengadilan Ukraina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia atas pembunuhan tawanan perang Ukraina, The Guardian melaporkan.
Baca juga: Profil Angelina Jolie: Aktris Peraih Oscar hingga Pejuang Kemanusiaan di Garis Depan Perang Ukraina
Kasus ini menjadi yang pertama di mana Ukraina memenjarakan tersangka atas tuduhan tersebut.
Pengadilan di Zaporizhzhia menyatakan Dmitry Kurashov, 27 tahun, bersalah atas penembakan mati Vitalii Hodniuk.
Korban merupakan tentara Ukraina yang menyerah pada Januari 2024 saat posisinya direbut pasukan Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Dmitry-Kurashov.jpg)