Konflik Rusia Vs Ukraina
Mampukah Jerman Gantikan Amerika Jadi Tulang Punggung NATO?
Amerika menyiratkan untuk mundur dari Panglima Tertinggi Sekutu Eropa (SACEUR) dan menyerahkannya ke Jerman atas tanggung jawab keamanan Eropa.
Namun, dia menambahkan "kita masih jauh dari itu," menurut surat kabar Inggris, Telegraph .
Letnan Jenderal Wolfgang Wien, perwakilan Jerman untuk NATO dan Uni Eropa, mengatakan ia terkejut pada komentar tersebut.
Wien mengatakan, meski Berlin dapat mengambil tanggung jawab baru, jabatan tersebut dianggap sebagai tanggung jawab utama Amerika, demikian laporan Telegraph .
Bracknell mengatakan kalau dalam setiap komando operasional NATO, Amerika hampir selalu ditempatkan di posisi-posisi kunci.
Artinya, AS memiliki kendali atas aliansi tersebut, yang disetujui oleh Eropa karena "membantu menjaga keterlibatan Amerika secara intensif," meskipun jarak geografisnya jauh, ujarnya.
Namun, Bracknell mengatakan kalau penyerahan peran SACEUR oleh AS kepada negara Eropa akan berarti hilangnya pengaruh AS di NATO dan menjadi tanda penarikan diri AS dari Eropa.
Ia juga mengatakan bahwa ada perwira bintang empat dari banyak negara NATO, bukan hanya Jerman, yang juga dapat memenuhi tantangan tersebut.
Hilton mengatakan bahwa Whitaker mengisyaratkan bahwa AS memandang Asia sebagai teater geopolitik utama dan akan memindahkan asetnya keluar dari Eropa.
Ia tidak menilai komentar Whitaker sebagai kesalahan besar atau ancaman terhadap urusan transatlantik, karena komentar tersebut menekankan jangka waktu yang panjang dan menunjukkan kemampuan militer antara mitra transatlantik pada akhirnya akan setara.
Pernyataan Whitaker juga memberikan Berlin suara kepercayaan yang besar, bahkan mungkin peningkatan ego, kata Hilton.
Dia menambahkan kalau mengganti Amerika dengan Eropa sebagai SACEUR, akan mewakili fase baru di Eropa yang menangani keamanannya, yang masih didukung oleh AS.
Kutipan Pernyataan
Matthew Whitaker, duta besar AS untuk NATO, menurut Telegraph:
"Saya menantikan hari ketika Jerman datang ke Amerika Serikat dan menyatakan bahwa kami siap mengambil alih posisi Panglima Tertinggi Sekutu. Saya rasa kita masih jauh dari itu."
Roger Hilton, peneliti pertahanan di lembaga riset GLOBSEC:
“Komentar Duta Besar Whitaker menunjukkan sinyal paling jelas bahwa AS memandang Asia sebagai teater geopolitik utama, dan bahwa AS berniat untuk melanjutkan penataan ulang asetnya keluar dari Eropa.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-tentara-Jerman-wajib-militer-OK.jpg)