Jumat, 17 April 2026

Penembakan Massal di Australia

Lumpuhkan Penembak di Pantai Australia, Ahmed Keliru Disebut Orang Yahudi oleh Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji Ahmed al Ahmed, seorang pria yang merebut senjata pelaku kasus penembakan massal di Pantai Bondi

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nuryanti
Tangkapan layar dari Sky News
REBUT SENJATA - Ahmed al Ahmed (berkaus putih) merebut senjata pelaku kasus penembakan massal di Pantai Bondi, Kota Sydney, Australia, Minggu, (14/12/2025), dan (kanan) Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji Ahmed al Ahmed (43), seorang pria yang merebut senjata pelaku kasus penembakan massal di Pantai Bondi, Kota Sydney, Australia, Minggu (14/12/2025).

Netanyahu sempat menyebut Ahmed sebagai seorang Yahudi.

“Kita juga melihat heroisme terbaik Yahudi. Saya melihat video yang menunjukkan seorang Yahudi yang memukul salah satu pembunuh, merebut senjatanya, dan menyelamatkan banyak nyawa,” kata Netanyahu, Minggu, dikutip dari Al Monitor.

Namun, Netanyahu kemudian merevisi pernyataannya dan menyebut Ahmed sebagai seorang muslim.

“Kami melihat tindakan seorang pria pemberani, ternyata seorang pria muslim yang berani, dan saya berikan hormat kepadanya, yang menghentikan salah satu teroris dari membunuh orang Yahudi tak berdosa,” ujar Netanyahu saat rapat memerintah di Dimona, Israel, Minggu, dikutip dari Euronews.

PENEMBAKAN MASSAL - Seorang warga sipil berusaha merebut senjata dari pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australiia.
PENEMBAKAN MASSAL - Seorang warga sipil berusaha merebut senjata dari pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. (NBC News)

Hingga saat ini memang belum ada pernyataan resmi bahwa Ahmed adalah seorang muslim, tetapi banyak media yang menyebutnya muslim lantaran bernama Ahmed.

Mustafa Asad, seorang kerabat Ahmed, membantah bahwa Ahmed adalah seorang Yahudi. Dia mengatakan Ahmed adalah warga Australia yang berasal dari Kota Idlib, Suriah.

“Nama lengkapnya adalah Ahmed Fatih Al Ahmed. Dia tidak tahu bahwa pelaku penembakan menargetkan orang Yahudi. Dia melihat seorang pria bersenjata dan menembak orang yang sedang lewat,” kata Mustafa ketika diwawancarai Al Araby.

Mustafa berkata Ahmed tidak tega melihat orang-orang sekarat karena ditembaki. Menurut dia, apa yang dilakukan Ahmed adalah aksi kemanusiaan.

“Dia berkata kepada saya seperti ini, ‘Tuhan memberi saya keberanian,’” ujar Mustafa.

Mustafa menyebut Ahmed memiliki dua anak dan membuka toko buah di Sutherland, pinggiran Sydney.

Baca juga: Sosok Ahmed yang Lumpuhkan Penembak di Pantai Bondi Australia: Pemilik Toko Buah yang Sedang Lewat

Ahmed disebut tidak pernah punya pengalaman memiliki atau menggunakan senjata api. Dia hanya sedang lewat di TKP ketika penembakan terjadi.

“Dia kini di rumah sakit dan kami tidak tahu persis apa yang sedang dilakukan di sana,” ujar Mustafa dikutip dari Sky News.

Mustafa mengaku bangga kepada Ahmed dan menyebutnya “100 persen pahlawan”.

Pujian untuk Ahmed

Dari belakang, Ahmed melumpuhkan salah satu dari dua pelaku dan merampas senjatanya. Lalu, dia mengarahkan senjata itu kepada pelaku.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved