Minggu, 7 Juni 2026

Amerika Versus Venezuela

Fakta-fakta Seputar Sidang Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Pengadilan AS

Maduro disidang di AS atas dakwaan narkoba, klaim diculik, ancam hukuman seumur hidup.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST/Tangkap Layar/RNTV
TIBA DI PENGADILAN - Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang diculik tiba di gedung pengadilan federal di New York pada hari Senin (5/1/2025). Maduro dipindahkan dari fasilitas penahanannya di bawah pengamanan ketat, menggunakan mobil lapis baja dengan tangan terborgol. 

Ringkasan Berita:
  • Pengadilan Federal AS menyidangkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (5/1/2026) atas dugaan perdagangan narkoba. 
  • Dalam persidangan, Maduro menegaskan tidak bersalah dan mengklaim dirinya presiden sah yang diculik. Kuasa hukumnya, Barry Pollack, menggugat penangkapan tersebut sebagai “penculikan militer” dan menekankan imunitas diplomatik kepala negara.
  • Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana, menilai penangkapan Maduro melanggar hukum internasional

TRIBUNNEWS.COM - Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS) wmenyidangkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (5/1/2026) waktu setempat.

Nicolas Maduro didakwa atas dugaan perdagangan narkoba.

Sidang itu digelar setelah Pasukan AS menangkap Maduro dalam agresi militer di Caracas, Ibu Kota Venezuela pada pekan lalu. 

Setelah ditangkap, dia dibawa ke Pengadilan Federal di Manhattan New York. Maduro bersama dengan Cilia Flores, Ibu Negara Venezuela, dengan tingkat keamanan tinggi.

Baca juga: Di Hadapan Pengadilan AS, Nicolas Maduro Beri Pernyataan Keras: Saya Masih Presiden Venezuela!

Nicolas Maduro Bela Diri

Seperti dilansir dari Associated Press, Maduro menegaskan tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan pemerintah AS. Dia mengalami masih menjabat sebagai presiden Venezuela yang sah secara konstitusional.

"Saya tidak bersalah. Saya orang baik-baik, seorang presiden konstitusional dari negara saya," kata Maduro dikutip Associated Press.

Selama persidangan, dia didampingi kuasa hukum. Kuasa hukum Maduro membela kliennya menggunakan alasan imunitas diplomatik seorang kepala negara.

Pembelaan digunakan mantan pemimpin Panama yang ditangkap AS pada 1990, Manuel Norriga yang kemudian diputus bersalah. 

"Saya di sini setelah diculik sejak 3 Januari. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas," kata Maduro.

Nicolas Maduro dilaporkan akan diproses hukum pidana setara dengan terdakwa kriminal lain di AS.

Maduro dijerat sejumlah dakwaan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga: Sosok Pemimpin Oposisi Venezuela yang Puji Trump setelah Tangkap Maduro, Dedikasikan Nobel

Pembelaan Kuasa Hukum Nicolas Maduro

Presiden Venezuela Nicolas Maduro didampingi kuasa hukum selama proses peradilan di Amerika Serikat.

Ia dilaporkan menunjuk pengacara senior Barry Pollack sebagai penasihat hukum dalam sidang di Pengadilan South District New York.

Barry Pollack dikenal sebagai pengacara berpengalaman dari sebuah firma hukum di New York.

Ia pernah menangani sejumlah kasus besar, termasuk mendampingi pendiri WikiLeaks, Julian Assange, selama lebih dari satu dekade.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved