Jumat, 8 Mei 2026

5 Populer Internasional: Venezuela Buru Pembelot yang Bantu AS - Trump Tebar Ancaman ke Negara Lain

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya pencarian pembelot Venezuela yang membantu operasi penangkapan Maduro.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
Kolase Tribunnews.com: Instagram Nicolas Maduro; Tangkap layar siaran YouTube WPLG Local 10; Tangkap layar YouTube The White House/Independent; Kremlin
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Presiden Venezuela Nicolás Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, di Palacio de Miraflores, Caracas, 25 Desember 2025; Tangkap layar siaran YouTube WPLG Local 10 menampilkan Delcy Rodriguez yang ditunjuk sebagai presiden sementara Venezuela; Presiden AS Donald Trump saat konferensi pers di Air Force One 4 Januari 2026 dan peta negara-negara yang disinggung Trump setelah penangkapan Presiden Venezuela; Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah korban, mengutip Anadolu Agency.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Wajah Istri Presiden Maduro Bengkak Saat Hadir di Persidangan, Tulang Rusuk Cilia Flores Patah

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, menjalani sidang perdana di pengadilan federal New York Amerika Serikat (AS) pada Senin (5/1/2026) sore waktu setempat.

Maduro dan Flores menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang diarahkan kepada mereka.

Sidang perdana tersebut dipimpin oleh Hakim Distrik AS Alvin K Hellerstein dan berlangsung sangat singkat sekitar 30 menit.

Nicolas Maduro menghadapi dakwaan konspirasi narko-terorisme, konspirasi impor kokain, serta pelanggaran kepemilikan senjata.
Sempat Adu Mulut

Nicolás Maduro yang gagal menahan amarahnya selama persidangan.

Dia terlibat adu mulut dengan seorang pria yang mengklaim pernah dipenjara oleh rezim Maduro.

Maduro balas berteriak kepada Pedro Rojas, yang berada di ruang sidang saat itu.

Maduro membalas bahwa dia adalah 'tawanan perang' setelah Rojas memperingatkannya bahwa dia akan 'membayar' atas kejahatannya.

Saling balas kata-kata yang luar biasa itu terjadi di akhir sidang selama 30 menit di pengadilan federal di Manhattan.

Hakim kemudian menyuruh Maduro untuk berhenti berbicara di tengah-tengah pidatonya tentang bagaimana dia telah 'diculik' oleh pasukan AS.

Itu adalah momen yang merendahkan hati bagi seorang pria yang tiga hari sebelumnya menjabat sebagai kepala negara.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Wapres Delcy Dituduh Pengkhianat, Alasan AS Begitu Mudahnya Menculik Presiden Maduro

Mantan Wakil Presiden Kolombia, Francisco Santos Calderon, membuat pengakuan mengejutkan soal penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/1/2026) lalu.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved