Konflik Palestina Vs Israel
Israel Resmi Gabung Board of Peace, Sempat Ditolak Netanyahu, Ini Alasan Bergabung
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu secara resmi mengumumkan bahwa negaranya bergabung dalam Dewan perdamaian (Board of Peaces/BoP).
Ringkasan Berita:
- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa negaranya secara resmi telah bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump.
- Langkah bergabungnya Israel dalam Dewan Perdamaian memicu tanda tanya besar di kalangan analis geopolitik.
- Karena sebelumnya Netanyahu sempat menolak untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian karena akan membatasi kebebasan bertindak Israel.
TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu resmi mengumumkan bahwa negaranya bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).
Pengumuman ini disampaikan Netanyahu dalam sidang kabinet di Yerusalem pada Kamis (12/2/2026) waktu setempat.
Langkah ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik antara Washington dan Tel Aviv.
Di mana Presiden AS Donald Trump berambisi menciptakan mekanisme negosiasi di luar jalur konvensional PBB untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah.
Netanyahu menyatakan bahwa keikutsertaan Israel dalam dewan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan kepentingan keamanan nasional Israel tetap terjaga di tengah dinamika global yang berubah cepat.
"Saya telah menerima undangan Presiden Trump untuk mengirimkan perwakilan tingkat tinggi ke dalam Dewan Perdamaian."
"Ini adalah peluang bersejarah untuk mendefinisikan kembali masa depan kawasan kita," ujar Netanyahu dalam pidatonya, dikutip dari Reuters.
Meskipun detail operasional dewan ini masih dalam tahap finalisasi, Netanyahu menegaskan bahwa keterlibatan Israel tidak akan mengurangi hak kedaulatan mereka dalam mengambil tindakan militer jika diperlukan, terutama terkait ancaman dari Iran.
Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu juga memberikan sinyal bahwa Dewan Perdamaian ini akan menjadi platform untuk membahas rencana pasca-perang di Gaza.
Israel tetap bersikeras pada tuntutan demiliterisasi total di Jalur Gaza sebelum proses rekonstruksi berskala besar dapat dilakukan.
"Kami tidak akan berkompromi dengan keamanan warga kami."
Baca juga: Netanyahu Tandatangani Piagam di Washington, Israel Resmi Jadi Anggota Board of Peace
"Perdamaian hanya bisa dicapai melalui kekuatan dan kepastian bahwa musuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk menyerang," tegasnya.
Alasan Bergabung Dewan Perdamaian
Sebelum memutuskan untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian, Israel sempat menolak.
Langkah bergabungnya Israel dalam Dewan Perdamaian memicu tanda tanya besar di kalangan analis geopolitik.
Mengapa Israel akhirnya bersedia duduk di satu meja dengan tokoh-tokoh yang sebelumnya mereka hindari, termasuk kehadiran perwakilan dari Rusia dalam badan tersebut?