Sabtu, 2 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Update Konflik Iran vs Israel-AS Selasa Pagi: Ledakan di Kedubes AS di Riyadh, Status Selat Hormuz

Ledakan drone menghantam Kedutaan Besar AS di Riyadh dan memicu kebakaran serta kerusakan kecil.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS

Israel kemudian mulai membombardir pinggiran selatan Beirut dan wilayah selatan Lebanon, menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai 154 orang, menurut pemerintah Lebanon.

Sebagai tanggapan atas larangan pemerintah, kepala blok parlemen Hizbullah, Mohammed Raad, mengecam keputusan tersebut dengan mengatakan bahwa rakyat Lebanon mengharapkan keputusan yang menolak agresi Israel.

Israel Serang Iran

Selain menyerang Lebanon, Israel juga melancarkan serangan ke Iran.

Terbaru, serangan udara besar-besaran Israel menargetkan stasiun televisi pemerintah Iran (IRIB) dan wilayah lain di Teheran.

Belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Jumlah Korban dan Kerusakan

Militer AS menyatakan telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran sejak operasi dimulai pada Sabtu (28/2/2026).

Jumlah anggota militer AS yang tewas di Iran meningkat menjadi 6 orang, kata militer AS pada Senin waktu setempat.

Serangan gabungan AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 555 orang di Iran sejak serangan udara dimulai pada Sabtu, menurut Bulan Sabit Merah.

Trump: Operasi Diperkirakan 4–5 Minggu

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin waktu setempat bahwa pemerintahannya memperkirakan operasi militer terhadap Iran akan berlangsung selama empat hingga lima minggu.

Trump juga menyoroti kemampuan Amerika Serikat untuk bertahan jauh lebih lama dari perkiraan tersebut.

Ia menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri acara penganugerahan Medali Kehormatan kepada tiga prajurit Angkatan Darat AS.

“Sejak awal, kami memperkirakan empat hingga lima minggu, tetapi kami memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu,” katanya tentang operasi yang diberi kode nama “Operasi Epic Fury”, mengutip Korea Herald.

Ia menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat memiliki militer “terkuat dan paling berpengaruh” di dunia.

“Kita akan dengan mudah menang. Ini sudah jauh lebih cepat dari perkiraan waktu kita. Tetapi berapa pun lamanya, itu tidak masalah.”

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved