Jumat, 10 April 2026

Serahkan Diri di AS, Dokter Jepang Tersangka Perusakan Kuil Diproses Hukum

Dokter Jepang ditangkap usai diduga siram minyak di Katori Jingu. Polisi selidiki keterkaitan dengan puluhan kasus lain

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
Dr. Masahide Kanayama (63) saat ceramah (kiri) dan ketika tiba di bandara Haneda kemarin (4/3/2026) ditangkap polisi Jepang (kanan). 

Ringkasan Berita:
  • Dokter warga Jepang, Masahide Kanayama (63), ditangkap atas dugaan menyiram minyak di kompleks Katori Jingu, Prefektur Chiba, pada 2015 
  • Ia sempat buron dan menyerahkan diri di AS sebelum diproses hukum di Jepang
  • Polisi juga menyelidiki dugaan keterlibatannya dalam puluhan kasus serupa di 16 prefektur.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Seorang pria warga Jepang, Dr.  Masahide Kanayama (63),  yang bekerja sebagai dokter di New York ditangkap setelah diduga menyiramkan cairan seperti minyak di kompleks kuil terkenal Katori Jingu di Prefektur Chiba. 

"Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi sekitar 11 tahun lalu, namun kasusnya kembali mencuat setelah tersangka menyerahkan diri kepada otoritas Amerika Serikat baru-baru ini," ungkap sumber Tribunnews.com Kamis (5/3/2026).

Menurut laporan TBS News, pria tersebut adalah Masahide Kanayama (63), dokter yang tinggal di New York.

Ia sebelumnya telah menjadi buronan polisi Jepang atas dugaan perusakan bangunan karena menyiramkan cairan ke bangunan kuil.

Menyerahkan Diri di Amerika Serikat

Pada 2 Maret 2026 di New York, kamera JNN merekam momen ketika Kanayama menyerahkan diri kepada otoritas Amerika.

Saat dicegat wartawan dan ditanya apakah benar ia menyiram minyak ke kuil, Kanayama tidak memberikan jawaban jelas.

Kanayama dilahirkan ayah dan ibu Korea tanggal 8 September 1962 di Jepang. Menjadi warga negara Jepang tanggal 19 Juni 1979.

Polisi Jepang kemudian menangkap dan mengirimkan berkas perkara terhadapnya atas dugaan merusak properti.

Baca juga: 13 WN Jepang Ditangkap Imigrasi Bogor: Jadi Polisi Gadungan, Peras Sesawa Warga Jepang

Peristiwa Berawal Tahun 2015

Kasus ini bermula pada Maret 2015, ketika cairan yang diduga minyak ditemukan disiramkan pada bangunan utama (haiden) Katori Jingu di Prefektur Chiba.

Setelah penyelidikan, polisi mengeluarkan surat penangkapan terhadap Kanayama, namun ia sudah berada di Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun ia membantah keterlibatannya, bahkan ketika diwawancarai media sekalipun.

Namun dalam sebuah video yang diduga direkam pada 2012, Kanayama terlihat mengaku telah menuangkan minyak di kuil.

“Kuil adalah sarang roh jahat. Saya menuangkan minyak untuk menyucikannya,” katanya dalam video tersebut.

Mendirikan Kelompok Keagamaan

Diketahui Kanayama sekitar tahun 2013 mendirikan organisasi keagamaan beraliran Kristen dan aktif melakukan kegiatan dakwah. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved