Sabtu, 25 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, AS Terpaksa Buka Keran Minyak Rusia, Akan Cabut Sanksi?

Konflik Iran dan AS memicu lonjakan harga minyak dunia. Washington kini mempertimbangkan pelonggaran sanksi minyak Rusia.

Selat Hormuz merupakan jalur pengiriman energi yang sangat penting bagi dunia.

Sekitar 20 persen konsumsi minyak global setiap hari biasanya melewati jalur laut ini.

Ketika jalur tersebut terganggu, pasokan energi global langsung terdampak dan memicu lonjakan harga.

Data pasar menunjukkan harga minyak mentah naik sekitar 8,5 persen dalam satu hari dan hampir 30 persen sepanjang pekan terakhir.

Lonjakan harga tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik di Timur Tengah hanya akan berakhir jika Iran melakukan “penyerahan tanpa syarat”.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar bahwa konflik dapat semakin meluas dan mengganggu pasokan energi dunia.

India Diizinkan Membeli Minyak Rusia

Sebelumnya, pada Kamis (5/3/2026), pemerintah Amerika Serikat juga mengambil langkah sementara dengan melonggarkan sebagian sanksi energi.

Dilansir dari The Hill, Washington mengizinkan India membeli minyak Rusia yang saat ini tertahan di laut.

“Departemen Keuangan setuju untuk mengizinkan sekutu kami di India mulai membeli minyak Rusia yang sudah berada di perairan,” kata Bessent.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk mengurangi tekanan pada pasar energi global yang sedang mengalami kekurangan pasokan.

Baca juga: Selain Selat Hormuz, Ini 5 Jalur Perdagangan Dunia yang Sangat Vital

Menurutnya, izin tersebut hanya bersifat sementara dan tidak akan memberikan keuntungan finansial besar bagi pemerintah Rusia.

Dalam unggahannya di platform X, Bessent juga menyebut langkah tersebut hanya berlaku untuk minyak yang sudah berada di laut dan tidak membuka kontrak baru.

Pemerintah AS menyatakan kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi selama konflik di Timur Tengah masih berlangsung.

Dampak Global Konflik Iran

Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah kini tidak hanya berdampak pada kawasan tersebut, tetapi juga pada perekonomian global.

Lonjakan harga minyak membuat banyak negara mulai khawatir terhadap potensi krisis energi baru.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved