Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin: Rusia Siap Kembali Memasok Minyak ke Eropa, Tapi Ada Syaratnya
Di tengah krisis energi akibat serangan AS-Israel ke Iran, Putin sebut Rusia siap kirim minyak-gas lagi ke Eropa jika mereka berhenti kritik Rusia.
Kota tersebut terletak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Rusia dan sejak awal perang sering menjadi target serangan udara.
Di tempat lain, penembakan Rusia di kota Dnipro juga melukai tujuh orang.
Gubernur wilayah tersebut, Oleksandr Ganzha, membagikan foto yang memperlihatkan puing-puing di jalan serta kerusakan pada bangunan.
-
Ukraina Protes Kehadiran Rusia di Biennale Venesia
Pemerintah Ukraina meminta penyelenggara Venice Biennale untuk meninjau kembali keputusan yang mengizinkan Rusia ikut serta dalam pameran seni bergengsi tersebut.
Kyiv menilai acara tersebut tidak seharusnya menjadi tempat yang dapat digunakan untuk menutupi dugaan kejahatan perang.
Pameran seni yang berlangsung dari Mei hingga November itu sebelumnya juga mendapat kritik dari Kementerian Kebudayaan Italia.
Meski Rusia tidak pernah secara resmi dilarang berpartisipasi, negara itu sempat absen dari ajang tersebut pada tahun 2022 dan 2024.
-
Abramovich Berselisih dengan Inggris soal Dana Penjualan Chelsea
Pengusaha Rusia Roman Abramovich kembali berselisih dengan pemerintah Inggris terkait dana hasil penjualan klub sepak bola Chelsea FC senilai 2,5 miliar poundsterling.
Pemerintah Inggris dan Uni Eropa sebelumnya menjatuhkan sanksi terhadap Abramovich pada 2022 karena hubungannya dengan pemerintahan Vladimir Putin.
Sanksi tersebut memaksa Abramovich menjual klub Liga Inggris itu.
Hingga kini, dana penjualan tersebut masih dibekukan di bank Inggris.
Pemerintah Inggris ingin uang tersebut digunakan khusus untuk membantu Ukraina, sementara Abramovich menginginkan fleksibilitas lebih luas dalam menentukan penggunaannya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PUTlN-23i42384u.jpg)