Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin: Rusia Siap Kembali Memasok Minyak ke Eropa, Tapi Ada Syaratnya
Di tengah krisis energi akibat serangan AS-Israel ke Iran, Putin sebut Rusia siap kirim minyak-gas lagi ke Eropa jika mereka berhenti kritik Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin kembali memberi sinyal bahwa negaranya siap memasok minyak dan gas ke Eropa.
Ia menilai konflik dengan Iran berpotensi memicu krisis energi global.
Putin memperingatkan bahwa produksi minyak yang bergantung pada jalur transportasi melalui Selat Hormuz bisa terhenti sepenuhnya jika konflik semakin meluas.
Sebagai salah satu pengekspor minyak terbesar di dunia dan pemilik cadangan gas alam terbesar, Rusia dinilai memiliki posisi penting dalam pasar energi global.
Putin juga mendorong perusahaan Rusia untuk memanfaatkan situasi di Timur Tengah, meskipun ia memperkirakan lonjakan harga energi hanya bersifat sementara.
-
Zelenskyy Kirim Drone untuk Lindungi Pangkalan AS di Yordania
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan negaranya mengirim drone pencegat dan operator militer untuk membantu melindungi pangkalan Amerika Serikat di Yordania.
Langkah tersebut diambil setelah adanya permintaan dari AS di tengah perang antara AS dan Israel melawan Iran yang telah memasuki hari ke-10.
Zelenskyy menyebut setidaknya ada 11 negara, termasuk negara Eropa dan negara tetangga Iran, yang meminta bantuan Kyiv.
Beberapa di antaranya sudah ditanggapi dengan dukungan konkret.
Citra satelit juga menunjukkan radar sistem pertahanan udara THAAD milik AS di pangkalan Yordania mengalami kerusakan akibat serangan Iran.
-
Ukraina Siap Negosiasi Damai, Tapi Dunia Fokus ke Konflik Iran
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan negaranya siap melakukan pembicaraan damai baru dengan Rusia kapan saja.
Namun, ia mengungkapkan bahwa perhatian banyak negara mitra saat ini justru tertuju pada konflik yang melibatkan Iran.
Zelenskyy menambahkan bahwa Amerika Serikat bahkan meminta agar pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya ditunda.
-
Serangan Drone Rusia Lukai Warga di Kharkiv
Serangan drone dari Rusia menghantam area dekat gedung apartemen di kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina. Akibatnya, enam orang terluka dan beberapa mobil terbakar.
Wali Kota Kharkiv, Ihor Terekhov, mengatakan seorang anak kecil termasuk di antara korban luka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PUTlN-23i42384u.jpg)