Jumat, 10 April 2026

Era Baru AI: Robot Polantas Mulai Aktif Bertugas dan MotoRobot di Jalan Raya

Robot polisi lalu lintas di Shenzhen dan MotoRobot OMO X menandai era baru AI di ruang publik, dari pengaturan jalan hingga mobilitas motor pintar.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com
ERA BARU AI - Robot polisi lalu lintas di Shenzhen mengatur kendaraan saat jam sibuk, sementara MotoRobot OMO X membawa teknologi AI ke dunia sepeda motor. 

Menurut firma riset pasar teknologi global Omdia, Tiongkok menyumbang 90 persen pengiriman robot humanoid dunia pada 2025.

Sementara Morgan Stanley memproyeksikan penjualan di Tiongkok akan berlipat ganda menjadi 28.000 unit pada 2026.

Pertumbuhan ini kini bergeser dari hiburan ke aplikasi nyata. Robot polisi lalu lintas menjadi contoh nyata transisi dari laboratorium ke jalan raya, secara efektif “menggantikan tenaga polisi dengan teknologi”.

Respon publik sangat positif. Seorang netizen Guangdong bernama STORY berkomentar, “Ini benar-benar pemanfaatan robot yang baik. Mereka membantu mengurangi beban polisi, sehingga aparat bisa lebih fokus melindungi masyarakat.”

Ke depan, peran robot polisi ini diproyeksikan akan semakin luas.

Pemerintah lokal menyebut aplikasi uji coba di Bantian dapat diperluas ke pemeriksaan alkohol, respons awal kecelakaan, deteksi pelanggaran cerdas, hingga pengumpulan bukti, membuka jalan bagi era baru tata kelola kota pintar.

Rekan Kerja Polisi

“Demi keselamatan Anda, silakan berkendara dengan sepeda di jalur kendaraan tidak bermotor,” terdengar sebuah suara memperingatkan seorang pesepeda yang melaju ke jalur kendaraan bermotor di sebuah persimpangan ramai di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur.

Namun peringatan itu bukan berasal dari polisi lalu lintas manusia, melainkan dari robot humanoid yang berdiri tegak di pulau pengaman di tengah jalan.

Mengenakan seragam polisi, rompi reflektif, dan topi putih, robot petugas tersebut—yang memiliki nomor lencana “Intelligent Police Unit R001”—sekilas tampak seperti manusia dari kejauhan.

Namun dari dekat, tampilannya yang metalik dan futuristik membuatnya menjadi daya tarik tersendiri.

Banyak pejalan kaki sering berhenti untuk mengambil foto pemandangan bergaya cyberpunk tersebut.

“Ini adalah rekan kerja baru yang mampu membantu kami secara efektif,” kata Jiang Zihao, seorang polisi lalu lintas di Wuhu.

Menurut Jiang, robot “Intelligent Police Unit R001” merupakan robot polisi lalu lintas berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan sistem lampu lalu lintas kota. Robot ini dapat melakukan gerakan standar pengaturan lalu lintas yang tersinkronisasi dengan perubahan lampu.

Dilengkapi kamera definisi tinggi serta sistem siaran suara cerdas, robot tersebut menggunakan algoritma model besar untuk secara otomatis mengidentifikasi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kendaraan tidak bermotor maupun pejalan kaki, kemudian memberikan peringatan langsung di lokasi.

Selain bertugas secara statis, robot ini juga dapat bergerak. Ia mampu berpindah secara mandiri ke lokasi tertentu sesuai perintah. Kemampuannya juga mencakup mendeteksi parkir ilegal serta memantau kondisi jalan secara real-time.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved