Era Baru AI: Robot Polantas Mulai Aktif Bertugas dan MotoRobot di Jalan Raya
Robot polisi lalu lintas di Shenzhen dan MotoRobot OMO X menandai era baru AI di ruang publik, dari pengaturan jalan hingga mobilitas motor pintar.
“Robot ini bisa bekerja sepanjang waktu,” ujar Jiang, seraya menambahkan bahwa teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi beban kerja polisi, terutama pada jam sibuk atau saat kondisi cuaca ekstrem.
“RoboCop” ini menjadi tambahan terbaru dalam armada asisten lalu lintas berbasis AI yang terus berkembang di Tiongkok.
Baca juga: Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Kembali Dilakukan, Libatkan Perusahaan Robot
MotoRobot di Jalan Raya
Sementara itu di tempot berbeda, Perusahaan teknologi mobilitas pintar OMOWAY meluncurkan arsitektur teknologi terbarunya, OMO-ROBOT Architecture. OMO X, sepeda motor listrik dengan teknologi penyeimbang otomatis pertama di dunia yang diproduksi massal, telah resmi memasuki tahap produksi massal.
MotoRobot ini hadir setelah dilakukan pengembangan teknologi kendaraan roda dua yang memadukan kecerdasan buatan AI, sensor persepsi, serta sistem robotik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman, stabil, dan adaptif bagi pengguna.
Sistem ini menggabungkan teknologi giroskop kelas kedirgantaraan dengan model kecerdasan buatan berbasis reinforcement learning yang dikembangkan secara internal.
Singapura dipilih sebagai tempat peluncuran, karena negara tersebut sebagai pusat inovasi teknologi di Asia Tenggara.
Singapura juga dipilih karena menjadi gerbang strategis menuju pasar regional. MotoRobot berupaya memecahkan salah satu tantangan paling mendasar dalam kendaraan roda dua, yaitu menjaga keseimbangan.
Selama lebih dari satu abad, sepeda motor dikenal sebagai kendaraan yang mudah terjatuh ketika berhenti atau bergerak sangat lambat.
“Selama bertahun-tahun kami bertanya satu hal sederhana: mengapa sepeda motor masih bisa jatuh ketika berhenti? Dari pertanyaan itu lahir gagasan untuk membangun kendaraan roda dua yang mampu menjaga keseimbangannya sendiri,” ujar Founder OMOWAY, Todd He.
MotoRobot mempunyai kemampuan yang menyerupai naluri manusia. Sistem ini mampu “melihat” melalui sistem persepsi visual 360 derajat, “berpikir” melalui model pengambilan keputusan dalam hitungan milidetik, “bertindak” melalui koordinasi presisi antara motor, pengereman, kemudi, dan giroskop, serta “bereaksi” secara instan melalui arsitektur listrik dan elektronik berperforma tinggi.
Kendaraan ini menggunakan modul Control Moment Gyroscope (CMG) presisi tinggi yang memanfaatkan prinsip konservasi momentum sudut sehingga motor dapat tetap tegak bahkan ketika berjalan sangat lambat atau berhenti.
Dengan teknologi tersebut, MotoRobot mampu mempertahankan stabilitas secara otonom dan membantu pengendara dalam berbagai situasi berkendara.
Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan keselamatan, terutama bagi pengendara pemula atau dalam kondisi lalu lintas yang padat.
Selain teknologi penyeimbang otomatis, motor ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan aktif yang disebut “All-Scenario Protection”.
Sistem ini memungkinkan kendaraan melakukan intervensi aktif dalam berbagai kondisi, seperti membantu mencegah selip di jalan basah, memberikan bantuan stabilitas saat menikung, hingga melakukan penghindaran rintangan dalam situasi darurat.
Inovasi tersebut mengubah konsep sepeda motor tradisional menjadi kendaraan yang lebih cerdas dan responsif.
“Kami membayangkannya sebagai robot mobilitas yang mampu memahami lingkungan dan bekerja sama dengan pengendara untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman,” kata Todd He.
(XINHUA/TRIBUNNEWS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MOTOROBOT-DAN-POLANTAS-ROBOT-ERA-BARU-AI.jpg)