Sabtu, 2 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Di Tengah Rumor Kematian Benjamin Netanyahu, Iran: Jika Masih Hidup, Akan Dibunuh

Rumor kematian Netanyahu merebak usai video viral. Garda Revolusi Iran ancam: jika masih hidup, akan diburu dan dibunuh.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

“Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja,” demikian pernyataan resmi kantor Netanyahu.

Meski demikian, rumor terus berkembang di media sosial. Salah satu pemicu spekulasi adalah absennya Netanyahu dalam rapat Dewan Perang yang digelar saat konflik dengan Iran berlangsung.

Situasi tersebut diperkuat oleh laporan dari Tasnim News Agency yang mengutip unggahan media sosial belum terverifikasi yang mengklaim bahwa Iran telah menyerang kediaman Netanyahu.

Laporan itu bahkan menyebutkan serangan tersebut menewaskan saudara Netanyahu dan melukai Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir.

Media tersebut juga mengutip komentar dari mantan perwira intelijen Amerika Serikat sekaligus mantan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, yang ikut menyoroti berkembangnya rumor tersebut.

Baca juga: Pakar: Jika Perang Lebih dari 3 Bulan, Iran dan AS Akan Kehabisan Persenjataan

Konflik Timur Tengah Makin Memanas

Ketegangan regional meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer bersama ke Iran pada 28 Februari lalu yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta beberapa negara di kawasan seperti Yordania dan Irak yang disebut menampung aset militer Amerika.

Bahkan, tiga rudal Iran dilaporkan sempat memasuki wilayah udara Turki sebelum berhasil dicegat.

Namun pemerintah Iran membantah bahwa rudal yang mengarah ke Turki, 

Azerbaijan, dan Siprus Yunani tersebut berasal dari mereka.

Di tengah situasi tersebut, putra Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, dilaporkan telah dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Perkembangan ini semakin memperkuat kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved