Minggu, 19 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.490, Zelenskyy Klaim Rusia Bantu Iran

Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan Rusia bantu Iran dalam menghadapi serangan AS dan Israel, berdasarkan informasi intelijen Ukraina.

Editor: Nuryanti
Website Presiden Ukraina
ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Jumat (19/12/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025), yang membahas upaya Eropa untuk mendanai Ukraina dengan menggunakan aset Rusia yang disita. Pada 23 Maret 2026, Zelenskyy mengatakan Rusia bantu Iran dalam menghadapi serangan AS dan Israel, yang disebut mengancam keamanan global. 

Ukraina berharap tiga proyek awal segera disetujui dalam waktu dekat.

Kedua pihak optimistis kerja sama ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di tengah konflik yang masih berlangsung.

  • Zelenskyy Peringatkan Serangan Besar Rusia, Upaya Pembunuhan Berhasil Digagalkan

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengungkap adanya potensi serangan besar Rusia yang diperkirakan terjadi pada malam 23–24 Maret.

Dalam pidatonya, ia meminta masyarakat tetap waspada terhadap peringatan serangan udara.

“Harap perhatikan peringatan serangan udara hari ini. Ada informasi dari intelijen kami bahwa Rusia mungkin sedang mempersiapkan serangan skala besar,” ujar Zelenskyy, Senin (23/3/2026).

Zelenskyy memastikan bahwa sistem pertahanan udara telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan tersebut.

Ia juga mengingatkan warga agar tetap berhati-hati di tengah situasi yang semakin tegang.

“Perintah yang diperlukan telah diberikan kepada pasukan pertahanan udara kami. Harap jaga diri Anda dan Ukraina,” tambahnya.

Selain ancaman serangan, Ukraina juga mengklaim berhasil menggagalkan rencana pembunuhan yang diduga disusun oleh pihak Rusia.

Sejumlah tersangka telah diamankan, meski detail operasi tersebut belum diungkap ke publik.

Zelenskyy menegaskan bahwa upaya melawan jaringan agen Rusia terus dilakukan, termasuk yang beroperasi melalui komunitas tertentu.

“Upaya melawan jaringan agen musuh juga terus berlanjut,” katanya, seraya mengapresiasi peran aparat keamanan yang berhasil mencegah ancaman tersebut, lapor Pravda.

  • Lebih dari 15 Ribu Warga Sipil Tewas, PBB Desak Akhir Perang Ukraina

United Nations melaporkan sedikitnya 15.364 warga sipil, termasuk ratusan anak-anak, tewas sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Amerika Serikat menyatakan tetap berkomitmen mendorong negosiasi damai antara kedua pihak.

Upaya diplomasi terus dilakukan, termasuk pembicaraan bilateral terbaru di Miami.

Namun, konflik lain di Timur Tengah turut membayangi proses perdamaian yang diharapkan segera tercapai.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved