Jumat, 24 April 2026

Transformasi Pulau Watakano: Tinggalkan Dunia Malam, Jadi Destinasi Bersih

Dari “pulau prostitusi” jadi wisata keluarga, Watakano berbenah. Namun kini muncul masalah baru: pulau makin sepi anak muda

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
EKS PULAU PROSTITUSI - Pulau Watakano yang indah dan sepi kini ditinggalkan, berpenghuni para lansia, dulunya banyak prostitusi di sana. (Richard Susilo) 

Setiap dua tahun, diadakan pertemuan “revitalisasi” bersama polisi Toba.

Selain itu pemerintah membentuk tim revitalisasi regional dan mahasiswa dari Universitas Yokkaichi dikirim untuk riset

Hasilnya jelas, “Satu-satunya jalan adalah pariwisata dengan citra bersih.”

Promosi dilakukan melalui Website, Media sosial, event seperti “walk rally” tahunan. Meskipun demikian masa lalu tidak bisa disembunyikan.

Saat ditanya apakah dulu citra buruk disembunyikan, jawabannya, “Memang begitu. Tapi sebenarnya tidak bisa disembunyikan. Masa lalu tetap ada. Yang penting kita akui dan maju.”

Kini, hasil mulai terlihat. Misalnya wisatawan keluarga meningkat, tur kelompok lansia bertambah, makanan lokal mendapat reputasi baik.

Namun, muncul masalah baru, "Pulau ini sekarang hanya berisi orang tua,” ungkap warga lagi.

Kemana anak muda pergi? Transformasi pulau belum selesai. Banyak anak muda pergi ke kota besar seperti Osaka dan Tokyo tampaknya.

Diskusi  loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved