5 Populer Internasional: Gencatan Senjata AS-Iran - Daftar 37 Pesawat AS yang Hancur Selama Perang
Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran rapuh karena serangan Israel ke Lebanon memicu balasan rudal dari Iran.
Berikut 3 opsi yang dimiliki Trump.
1. Melanjutkan Perang
Menurut NDTV, melanjutkan perang akan memicu kemarahan dari Iran dan sangat mempersulit proses perdamaian.
Serangan militer AS juga berpotensi memperluas konflik di Timur Tengah dan Asia Barat, memperburuk krisis energi, serta memicu bencana ekonomi global.
Langkah ini pun berisiko secara politik menjelang pemilu paruh waktu pada November mendatang, terutama saat tingkat persetujuan publik terhadap Trump sedang tertekan.
2. Perang Iran Bikin Trump Babak Belur, Ini Daftar 37 Pesawat AS yang Hancur hingga Rugi Rp28 T
Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran selama 39 hari sejak Februari 2026 meninggalkan kerugian besar bagi militer AS.
Sedikitnya 37 pesawat dilaporkan hancur dan rusak dalam berbagai insiden tempur, dengan total kerugian yang ditanggung pemerintahan Donald Trump diperkirakan mencapai 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp28 triliun (Kurs Rp 17.063).
Gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Amerika Serikat yang diharapkan menjadi awal meredanya konflik justru diwarnai tudingan pelanggaran dari kedua pihak.
Situasi ini membuat ketegangan di kawasan kembali meningkat, bahkan hanya sehari setelah kesepakatan diumumkan.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengungkapkan bahwa terdapat tiga pelanggaran utama yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat dan sekutunya.
Pelanggaran pertama, menurut Iran, adalah masih berlanjutnya serangan Israel ke wilayah Lebanon.
Teheran menilai bahwa konflik di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata, sehingga setiap serangan yang terjadi dianggap sebagai pelanggaran langsung.
Kedua, Iran menyoroti adanya dugaan aktivitas drone Amerika Serikat yang memasuki wilayah udara Iran setelah kesepakatan diumumkan. Tindakan ini dinilai melanggar klausul yang melarang segala bentuk agresi militer selama masa gencatan senjata.
Ketiga, Iran menuding Amerika Serikat masih menolak hak Teheran untuk melakukan pengayaan uranium. Padahal, isu tersebut menjadi salah satu poin penting dalam proposal damai yang diajukan Iran.