Iran Vs Amerika Memanas
Daftar Negara yang Masuk ‘NATO Baik’ dan ‘NATO Nakal’ Versi Trump
Donald Trump disebut menyusun daftar anggota NATO “baik” dan “nakal” berdasarkan kontribusi dan sikap terhadap perang Iran.
Usai pertemuan dengan Rutte pada 8 April, Trump menulis di media sosial:
“NATO tidak ada ketika kita membutuhkan mereka, dan mereka tidak akan ada ketika kita membutuhkannya lagi.”
Gedung Putih juga menyatakan bahwa Trump mempertimbangkan kemungkinan keluar dari NATO secara penuh.
Namun, penarikan pasukan dari Eropa dinilai sebagai opsi yang lebih realistis dalam jangka pendek, meskipun langkah tersebut dapat memicu persoalan hukum konstitusional.
Saat ini, AS memiliki lebih dari 80.000 personel militer di Eropa, dengan lebih dari 30.000 di antaranya ditempatkan di Jerman, serta sejumlah besar lainnya di Italia, Inggris, dan Spanyol.
Respons Eropa
Meski isu daftar “NATO baik” dan “nakal” mencuat, para pejabat Eropa tampaknya tidak terlalu khawatir.
“Mereka tampaknya belum memiliki rencana konkret untuk menghukum sekutu yang dianggap buruk,” ujar seorang pejabat Eropa kepada Politico.
“Pemindahan pasukan mungkin menjadi salah satu opsi, tetapi pada akhirnya itu justru lebih merugikan AS sendiri,” tambahnya.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)