Jumat, 22 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tinjau Proposal Perdamaian AS, Trump Bersedia Menunggu Beberapa Hari Lagi

Iran sedang meninjau proposal terbaru AS untuk mengakhiri perang, sementara Donald Trump memberi tenggat beberapa hari untuk jawaban dari Teheran.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan berbeda pendapat mengenai langkah lanjutan perang melawan Iran.

Keduanya disebut mengadakan percakapan tegang selama satu jam melalui telepon.

Netanyahu mendesak dimulainya kembali serangan udara terhadap Iran, sementara Trump bersikeras memberi kesempatan bagi diplomasi sebelum kembali mengangkat senjata, menurut laporan media.

Menurut laporan Axios, percakapan itu membuat Netanyahu sangat marah.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Netanyahu sangat skeptis terhadap perundingan damai.

Ia ingin melanjutkan perang untuk lebih melemahkan kemampuan militer serta infrastruktur penting Iran guna melemahkan rezim tersebut.

Namun, Trump ingin memberi kesempatan bagi negosiasi dan menilai kesepakatan masih bisa dicapai.

Meski begitu, Trump juga menegaskan bahwa ia siap melanjutkan perang jika kesepakatan tidak tercapai.

Mengutip sumber yang mengetahui percakapan telepon tersebut, Axios melaporkan bahwa Trump mengatakan kepada Netanyahu bahwa mediator Qatar dan Pakistan sedang menyusun “surat pernyataan niat” yang akan ditandatangani AS dan Iran untuk secara resmi mengakhiri perang.

Penandatanganan tersebut akan membuka jalan bagi periode negosiasi selama 30 hari untuk membahas isu-isu seperti program nuklir Iran dan pembukaan Selat Hormuz.

Namun, sumber-sumber Israel mengatakan bahwa Netanyahu tidak setuju dengan strategi Trump.

Baca juga: Bursa Iran Dibuka Lagi dengan Pembatasan Ketat usai 80 Hari Perang, Inflasi Tembus 70 Persen

BAHAS IRAN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan. Keduanya bertemu pada Rabu (11/2/2026) di Washington DC, AS, untuk membahas soal Iran seiring berlangsungnya negosiasi AS dengan Teheran.
BAHAS IRAN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan. Keduanya bertemu pada Rabu (11/2/2026) di Washington DC, AS, untuk membahas soal Iran seiring berlangsungnya negosiasi AS dengan Teheran. (Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni)

Sumber tersebut mengatakan kepada CNN bahwa Netanyahu menyampaikan kekecewaannya dengan mengatakan kepada Trump bahwa menunda serangan yang telah direncanakan merupakan sebuah kesalahan dan serangan seharusnya tetap dilanjutkan sesuai rencana.

“Rambut Bibi terbakar setelah panggilan telepon itu,” kata seorang pejabat AS mengenai reaksi Netanyahu terhadap rencana Trump.

Kemudian, duta besar Israel untuk Washington dilaporkan memberi tahu anggota parlemen AS bahwa Netanyahu khawatir terhadap hasil percakapan telepon tersebut.

Menurut sejumlah sumber, Netanyahu memang sangat khawatir pada tahap-tahap negosiasi sebelumnya, terutama karena kesepakatan terdahulu gagal terwujud.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved