Cuaca Panas dan Terik saat Siang Hari Berpotensi Heat Stroke, Berikut Gejala dan Pencegahannya

Waspada potensi heat stroke ketika cuaca panas dan terik saat siang hari, simak gejala dan pencegahannya.

Cuaca Panas dan Terik saat Siang Hari Berpotensi Heat Stroke, Berikut Gejala dan Pencegahannya
medicalnewstoday.com
ILUSTRASI HEAT STROKE - Waspada potensi heat stroke ketika cuaca panas dan terik saat siang hari, simak gejala dan pencegahannya. 

Kondisi tersebut terjadi ketika suhu tubuh seseorang mencapai 40 derajat Celcius atau lebih.

Heat stroke berpotensi dialami seseorang jika terlalu banyak beraktivitas berat tanpa diimbangi mengonsumsi banyak cairan.

Heat stroke merupakan kondisi serius yang bisa menyebabkan kematian pada seseorang.

Baca: Penyebab Udara Panas di Sebagian Wilayah Indonesia saat Siang, BMKG Sebut Akibat Gerak Semu Matahari

Baca: Antisipasi Dehidrasi, Suhu Panas Masih Akan Terjadi Sampai Sepekan ke Depan

Berikut gejala seseorang mengalami heat stroke:

- Suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius atau lebih
- Panas dan kulit kering
- Detak jantung cepat
- Kebingungan
- Gelisah
- Bicara tidak jelas
- Kejang-kejang
- Kehilangan kesadaran
- Koma

Ada dua jenis heat stroke yang bisa menyerang, yaitu akibat aktivitas berat dan paparan di lingkungan bertemperatur tinggi.

Untuk heat stroke yang terjadi akibat aktivitas berat, seseorang akan mengalami peningkatan suhu tubuh akibat beraktivitas terlalu berat.

Sementara untuk paparan di lingkungan bertemperatur tinggi, terjadi pada mereka yang tidak bisa beradaptasi dengan suhu panas.

Dilansir Harvard Health Publishing, heat stroke bisa mengancam sel-sel dalam tubuh, terutama otak, mengalami malfungsi.

Tak hanya itu, kerusakan sel otot jantung dan pembuluh darah juga bisa terjadi pada seseorang yang mengalami heat stroke.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved