Tips Kesehatan

Tunjukan Cintamu, Lindungi Keluarga dari Penyakit Jantung dengan 4 Cara Ini!

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Data di tahun 2016 menunjukkan bahwa 31% kemati

BizzInsight
Tunjukan Cintamu, Lindungi Keluarga dari Penyakit Jantung dengan 4 Cara Ini!
Shutterstock
Yuk, jaga keluarga Anda dari penyakit jantung! 

TRIBUNNEWS.COM – Keluarga yang sehat dan bahagia pastinya harapan semua orang. Namun, pola hidup masa kini yang cenderung tidak sehat menyebabkan berbagai penyakit mengintai Anda dan keluarga. Salah satunya, penyakit jantung.

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Data di tahun 2016 menunjukkan bahwa 31% kematian di dunia terjadi akibat penyakit jantung, hingga mencapai 17.9 juta kasus.

Kasus penyakit jantung sebenarnya lebih umum dialami orang berusia lanjut. Namun, seperti diinformasikan oleh American Heart Association, penyakit ini kini semakin sering ditemukan pada kelompok dewasa muda. Dengan kata lain, penyakit jantung pada umumnya dapat menyerang siapa saja, termasuk Anda yang masih masuk dalam kategori usia produktif.

American Heart Association menegaskan pentingnya segera memulai hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung di segala usia. Maka itu, menjalankan pola hidup sehat untuk seluruh anggota keluarga sangat dibutuhkan untuk mencegah penyakit jantung di kemudian hari. Beberapa cara ini mungkin bisa dilakukan.

Jaga berat badan normal

Menurut National Institute of Health, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena berat badan berlebih berkaitan erat dengan berbagai faktor risiko penyakit jantung termasuk kadar kolesterol dan lemak darah yang tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Baca: 4 Mitos Meresahkan tentang Diabetes yang Harus Dibuang Jauh

Untungnya, menurunkan berat badan dapat menurunkan risiko penyakit jantung. American Heart Association menunjukkan bahwa penurunan berat badan sebesar 4.5 kg pun sudah memberikan efek positif untuk kesehatan jantung dan kondisi kesehatan secara umum.

Olahraga bareng

Rutin berolahraga membantu memperkuat jantung dan memperbaiki sirkulasi darah. Selain itu, aktivitas fisik juga penting untuk menjaga berat badan serta menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Semua faktor ini berperan positif menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurut ahli, waktu berolahraga yang dianjurkan WHO adalah 150 menit latihan aerobik per minggu. Mengacu data tersebut, mungkin Anda bisa membuat rencana olahraga, misalnya 3 kali seminggu dengan durasi 50 menit, atau 5 kali seminggu dengan durasi 30 menit per hari. Kombinasikan juga dengan latihan beban untuk memperkuat otot minimal 2 kali setiap minggunya.

Anda bisa mengatur jadwal olahraga bersama ayah, ibu, anak, maupun kakek dan nenek di akhir pekan, atau setelah pulang kantor. Olahraga yang disarankan misalnya adalah jalan cepat dan jogging. Atau, agar lebih seru, bersepeda atau renang bersama juga dapat dilakukan. Selain membantu menghindari penyakit jantung, tentu Anda tak ingin lewatkan keakraban saat berolahraga bersama keluarga, kan?

Baca: Daftar Makanan untuk Jaga Kesehatan Jantung: dari Gandum, Alpukat hingga Bawang Putih

Hindari rokok

Rokok berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung. Centers for Disease Control and Prevention menegaskan bahwa rokok merupakan penyebab utama penyakit jantung. Bahkan, 1 dari 4 kematian akibat penyakit jantung disebabkan oleh rokok.

Jadi, selalu hindari rokok. Dan bagi kamu yang merokok, segera stop rokok! Berhenti merokok berkaitan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Diketahui bahwa 1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung akan berkurang signifikan.

Ingat pola makan dan asupan gizi

Menjaga pola dan asupan makan sehari-hari sangat penting untuk menghindari penyakit jantung. Ingatkan diri dan keluargamu untuk membatasi asupan kalori, mengurangi asupan gula, menghindari lemak jenuh, dan membatasi asupan garam. Perbanyak juga makan sayur, buah, dan bijian utuh (seperti oat, gandum utuh, dan beras merah).

Saat memasak, pastikan tidak menambahkan gula, garam, dan minyak/lemak secara berlebihan. Jaga asupan keluarga Anda dari makanan yang mengandung lemak tinggi, terutama lemak jenuh seperti ditemukan pada sumber makanan hewani, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit. Lemak jenuh berbahaya untuk kesehatan jantung karena berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol jahat.

Jadi, hindari menu masakan tinggi lemak di rumah. Salah satunya, kurangi menu gorengan yang tinggi kandungan lemaknya. Selain itu, batasi makanan bersantan yang biasanya jadi hidangan favorit keluarga, seperti ketupat sayur, soto, dan gulai.

Tropicana Slim Santan Less Fat
Tropicana Slim Santan Less Fat.

Tapi, kamu dan keluarga masih bisa mengkreasikan makanan bersantan yang lebih sehat, lho! Salah satunya, dengan menggunakan produk Tropicana Slim Santan Less Fat saat memasak. Dengan kandungan lemak yang lebih rendah dan kandungan serat yang tinggi, Tropicana Slim Santan Less Fat membantu keluarga Indonesia untuk dapat tetap menikmati gurihnya santan dengan lebih sehat.

Hmmm… Enaknya masak bubur kacang hijau, sayur lodeh, atau lontong sayur ya? Apa pun itu, gunakan santan Tropicana Slim Less Fat yang rendah lemak ya. Yuk. Lihat produk lainnya di sini! (*)

Penulis: Bardjan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved