Breaking News:

Kesehatan Gusi dan Gigi Berkorelasi dengan Penyakit Jantung, Periodontitis Bisa Picu Stroke

Periodontitis yang biasa juga disebut sebagai penyakit gusi, adalah infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak.

dok. Siloam
Grand opening Dental Clinic oleh Siloam Hospitals Jantung Diagram (Rumah Sakit Jantung Diagram) di Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Periodontology dan dilakukan oleh Forsyth Institute dan ilmuwan Universitas Harvard, orang dengan periodontitis berisiko lebih tinggi terkena stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Periodontitis yang biasa juga disebut sebagai penyakit gusi, adalah infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak. Jika tidak ada perawatan, dapat menghancurkan tulang yang menopang gigi. Periodontitis dapat menyebabkan gigi kendur atau menyebabkan kehilangan gigi.

Periodontitis adalah umum tetapi sebagian besar dapat dicegah. Ini biasanya akibat dari kebersihan mulut yang buruk.

Rahul Aggarwal, ahli jantung Intervensi, Pusat Medis Palm Beach Gardens bagian dari Jaringan Kesehatan Palm Beach mengatakan, para peneliti telah meneliti ini setidaknya selama 20 tahun sekarang. 

Dari penelitian tersebut terungkap, jika penyakit yang merusak pembuluh darah seperti Periodontitis juga dapat merusak jantung.

Jika seseorang tidak mendapatkan aliran darah yang baik ke gusi, mereka lebih mungkin menderita penyakit gusi dan apa pun yang memicunya juga dapat menyebabkannya. Situasi yang sama dengan jantung seseorang.

Atas hal itu, Dokter gigi Devina Setiadi dari RS Jantung Diagram menekankan, pentingnya merawat kesehatan gigi mulai dari usia anak-anak.

Baca juga: Cara Mencegah Penyakit Gigi dan Mulut Menurut Kemenkes RI: Konsumsi Makanan Berserat dan Menyehatkan

Gangguan kesehatan gigi seperti Gigi bolong dan karang gigi yang bisa menjadi pemicu sakit gigi.

“Perlu dibiasakan memeriksakan kesehatan gigi minimal sekali dalam 6 bulan atau 2 kali dalam setahun, itu cara yang epektif merawat kesehatan gigi,” kata Devina dalam kegiatan Talkshow bertajuk 'Kenali dan Cegah Bau Mulut dan Gusi Berdarah' dikutip Senin (3/10/2022).

Layanan Satu Atap

Talkshow ini menjadi bagian dari grand opening Dental Clinic oleh Siloam Hospitals Jantung Diagram (Rumah Sakit Jantung Diagram) di Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/09/2022) lalu.

Klinik tersebut berada dalam satu lingkungan rumah sakit yang semakin memudahkan pasien jantung dan masyarakat umum lainnya untuk melakukan perawatan organ gigi dan mulut. Layanan Dental Clinic dibuka setiap hari bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hadir dalam pembukaan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, DR Mahyudin yang menjelaskan memang ada korelasi kuat antara penyakit gusi terhadap penyakit jantung.

Baca juga: Penemuan Jepang, Penyakit Gusi Terkait Erat Dengan Demensia Alzheimer

"Yang saya ketahui, terdapat korelasi erat hubungan penyakit gusi terhadap penyakit jantung," kata Mahyudin.

Menurutnya, klinik ini bisa menjadi solusi layanan satu atap terkait dua penyakit tersebut.

"Karena pada umumnya masyarakat hanya datang ketika sakit. Alasan ini karena berbagai faktor. Bisa jadi karena tidak adanya layanan yang memadai dan jauh dari lingkungan tempat tinggal. Kehadiran klinik ini sebagai solusi," tambahnya.

Baca juga: Kenali Penyakit Gigi dan Mulut pada Anak Berkebutuhan Khusus dan Cara Pencegahannya

Direktur RS Jantung Diagram Siloam Cinere, Dr Hoyi Siantoresmi, mengatakan, pengadaan klinik gigi di lingkup RS Jantung Diagram Cinere merupakan realisasi pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Dental Clinic, klinik gigi merupakan bagian dari realisasi pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat dan beroperasi setiap hari. Dengan perawatan gusi dan Gigi secara benar dan teratur, otomatis kesehatan jantung pun terjaga. Jadi tetap ada korelasi positif," kata Hoyi Siantoresmi. (*/)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved