Sabtu, 2 Mei 2026

Tips Kesehatan

7 Cara Meningkatkan Kesehatan Pencernaan, Hindari Konsumsi Makanan Jenis Ini

Simak sejumlah cara untuk memperbaiki kesehatan pencernaan. Hindari konsumsi makanan jenis ini.

Tayang:
Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id
TINGKATKAN KESEHATAN PENCERNAAN - Organ Penyusun Sistem Pencernaan Manusia. Simak sejumlah cara untuk memperbaiki kesehatan pencernaan. 

Sebaiknya batasi minuman berkafein karena dapat memicu peningkatan asam lambung pada sebagian orang.

3. Batasi Konsumsi Makanan Berlemak

Makanan tinggi lemak seperti gorengan, makanan cepat saji, dan camilan berminyak cenderung lebih sulit dicerna.

Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut dan sensasi panas di dada.

Sebagai gantinya, pilihlah:

  • Daging tanpa lemak
  • Ikan
  • Susu rendah lemak (skim atau semi-skim)
  • Metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dibandingkan menggoreng

4. Kurangi Makanan Pedas 

Tidak semua orang sensitif terhadap makanan pedas. Namun, bagi sebagian orang, cabai, bawang putih, dan bawang merah dapat memicu mulas, nyeri perut, atau diare.

Jika Anda menyadari makanan pedas memperburuk kondisi pencernaan, sebaiknya batasi atau hindari konsumsinya, terutama jika Anda memiliki riwayat mulas atau sindrom iritasi usus.

5. Pilih Minuman yang Ramah untuk Lambung

Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Selain itu, minuman berkarbonasi juga dapat menyebabkan perut kembung.

Untuk menjaga kesehatan pencernaan, pilihlah:

  • Air putih
  • Teh herbal
  • Susu rendah lemak

Jika sulit menghindari kopi atau teh, batasi konsumsinya hingga 1–2 cangkir per hari.

7. Konsumsi Probiotik

Probiotik dikenal sebagai “bakteri baik” yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam usus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu meredakan gejala sindrom iritasi usus.

Jika ingin mencoba suplemen probiotik, konsumsilah secara rutin selama minimal empat minggu untuk melihat manfaatnya.

Namun, bagi individu dengan kondisi medis tertentu atau sistem kekebalan tubuh yang lemah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved