Senin, 4 Mei 2026

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Hasil Cek Kesehatan Gratis, 7 Juta Warga RI Berat Badan Berlebih, Alarm Penyakit Tidak Menular

Hasil skrining kesehatan terhadap 33 juta masyarakat Indonesia menunjukkan angka obesitas yang tinggi. Sebanyak 7 juta orang berat badan berlebih.

Tayang:
Tribunnews.com/AISYAH
HASIL CKG - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., memaparkan hasil skrining 33 juta masyarakat terkait obesitas dan risiko penyakit tidak menular, dalam kegiatan sosialisasi program cek kesehatan gratis, Kamis (5/3/2026). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Hasil skrining kesehatan terhadap 33 juta masyarakat Indonesia menunjukkan angka obesitas yang tinggi. 
  • Sebanyak 7 juta orang tercatat memiliki berat badan berlebih.
  • Proporsi berat badan berlebih menjadi sorotan karena berisiko memicu penyakit serius.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hasil skrining kesehatan terhadap 33 juta masyarakat Indonesia menunjukkan angka yang patut menjadi perhatian. 

Sebanyak 7 juta orang tercatat memiliki berat badan berlebih, terdiri dari 4 juta obesitas dan 3 juta overweight.

Baca juga: 70 Juta Warga Sudah Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Target 136 Juta di 2026

Data ini diungkap dalam paparan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Dari total 33 juta yang diperiksa, 24 juta orang berada pada kategori normal dan 1,3 juta tergolong kekurangan berat badan

Namun, proporsi berat badan berlebih menjadi sorotan karena berisiko memicu penyakit serius.

Menurut dr. Nadia, obesitas bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan pintu masuk berbagai penyakit kronis.

“Kita tahu obesitas, hipertensi, diabetes itu ibunya penyakit,"ungkapnya pada media briefing 'Cermat Memilih Pangan Olahan untuk Mencegah Obesitas ' yang diselenggarakan Nutrifood di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, jika obesitas terjadi sejak usia anak, maka risiko untuk mengalami penyakit jantung dan stroke di usia lebih muda menjadi lebih besar.

Penyakit Tidak Menular Terus Meningkat

 

Dr. Nadia menegaskan bahwa penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke, dan diabetes bukan muncul secara mendadak.

“Kita tahu penyakit tidak mular itu kan umumnya bukan terjadi saat ini. Dia adalah sebuah proses,"imbuhnya. 

Proses tersebut berlangsung bertahun-tahun akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan, merokok, serta kurang aktivitas fisik.

Sejak tahun 1990, tren PTM di Indonesia terus meningkat dan diperkirakan masih akan bertambah. 

Bahkan, beban pembiayaan terbesar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berasal dari penyakit tidak menular.

Obesitas Sentral dan Ukuran Celana 34

Selain indeks massa tubuh (IMT), obesitas sentral juga menjadi perhatian. Dari 34 juta orang yang diperiksa, 8 juta di antaranya mengalami obesitas sentral atau penumpukan lemak di area perut.

Isu ini sempat viral saat ukuran celana 34 disebut sebagai tanda obesitas sentral. 

Menurut dr. Nadia, pendekatan tersebut sebenarnya untuk memudahkan masyarakat memahami risiko kesehatan.

“Jadi obesitas sentra itu, makanya Pak Menteri ngomong, kalau Pak Menteri ngomongnya obesitasnya sentral, enggak ada yang dengerin, bener kan? Tapi begitu ngomongin ukuran celana jadi viral kan, ya?"lanjutnya. 

Obesitas sentral disebut sebagai “mother of disease” karena dapat memicu berbagai komplikasi, mulai dari stroke, gagal jantung, serangan jantung, diabetes, hipertensi, hingga gangguan tidur dan masalah kesuburan seperti PCOS pada perempuan.

Pentingnya Deteksi Dini

Program cek kesehatan gratis yang menyediakan 18 hingga 20 jenis pemeriksaan setiap tahun dinilai sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum rutin mengukur berat badan, lingkar perut, maupun tekanan darah setahun sekali.

Padahal, dengan skrining sederhana, risiko dapat diketahui lebih awal sehingga pencegahan bisa segera dilakukan.

Dengan 7 juta orang sudah berada dalam kategori berat badan berlebih dari total 33 juta yang diperiksa, Kemenkes mengingatkan masyarakat agar lebih sadar terhadap pola makan, aktivitas fisik, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna menekan lonjakan penyakit tidak menular di Indonesia.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved