Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sasar Pekerja, Kemenkes akan Perluas Cek Kesehatan Gratis ke Perkantoran hingga Pusat Perbelanjaan
Banyak pekerja kantoran, kasir, pramusaji, hingga staf retail yang sulit mengakses CKG di puskesmas karena jam kerja.
Ringkasan Berita:
- Pemeriksaan kesehatan gratis atau Cek Kesehatan Gratis menjangkau pekerja muda yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan
- Kementerian Kesehatan memperluas penyelenggaraan CKG ke perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga perusahaan swasta
- Hal itu untuk memastikan kelompok usia produktif dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus meninggalkan pekerjaan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemeriksaan kesehatan gratis atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini memasuki fase baru, menjangkau pekerja muda yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan rutin.
Kementerian Kesehatan memperluas penyelenggaraan CKG ke perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga perusahaan swasta untuk memastikan kelompok usia produktif dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Baca juga: Menko Zulkifli Hasan: Ahli Gizi MBG Bisa dari Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono meninjau langsung kegiatan CKG seluruh pegawai Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di plaza UOB, Jakarta Pusat.
Dante menyebut bahwa pendekatan kreatif di lokasi tersebut membuka perspektif baru.
Baca juga: Bulan Sabit Merah Buka Posko Kesehatan Pengungsi di Pidie Jaya
“Dan saya mendapat insight baru nih di Kementerian Ekonomi Kreatif bahwa pemeriksaan cek kesehatan gratis itu bisa dijadikan sebagian situasi yang fun, yang lebih atraktif, sehingga menarik perhatian masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Dante mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pemerintah mencatat 63 juta pendaftar, dengan 60 juta di antaranya telah menjalani pemeriksaan.
“Sudah ada 63 juta yang mendaftar dan 60 juta yang melakukan pemeriksaan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama CKG adalah memperluas akses kesehatan preventif, bukan hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga melalui lokasi-lokasi yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
“Nanti kalau kita sudah menyelenggarakan bukan di fasilitas kesehatan saja, di Kementerian-kementerian, di perusahaan-perusahaan, di mall-mall,” jelasnya.
Untuk memperkuat jangkauan, Dante menyebut bahwa dukungan media sangat dibutuhkan.
“Yang paling penting nih teman-teman mesti bantu sosialisasi bahwa kita pernikahan cek kesehatan gratis. Karena belum banyak yang tau,” ujarnya.
CKG sebagai Dasar Kebijakan Kesehatan Nasional
Data masif yang dikumpulkan dari jutaan pemeriksaan ini akan dijadikan dasar untuk menyusun kebijakan kesehatan berbasis bukti di masa mendatang.
“Nanti kalau ini diketahui, kita bisa dijadikan sebagai angka dasar untuk melakukan polosi kesehatan,” kata Dante.
Pada prinsipnya, CKG merupakan langkah pencegahan dengan melakukan deteksi dini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PT-Pertare-Bersama-IHC-RSPP-Gelar-Cek-Kesehatan-Gratis_20251029_090150.jpg)