Ini Alasan Skrining Kanker Perlu Dilakukan Rutin, Meski Tubuh Terasa Sehat
Skrining kanker dasar seharusnya menjadi prioritas, bukan pilihan. Pemeriksaan kesehatan sering dianggap perlu dilakukan saat tubuh terasa bermasalah.
Dalam kasus tertentu, seperti adanya riwayat keluarga terhadap jenis kanker spesifik, pendekatan bisa berbeda.
Dr Tanujaa menjelaskan bahwa untuk kondisi seperti kanker nasofaring atau kanker hati, screening tambahan bisa dipertimbangkan secara individual.
Ia juga membuka kemungkinan pemeriksaan lebih lanjut melalui deteksi dini multi-kanker, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tambahan dan kemampuan finansial.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa screening kanker tidak hanya soal mengikuti standar, tetapi juga memahami risiko pribadi.
Kesimpulannya, screening kanker bukan sekadar rutinitas medis, melainkan investasi penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Menunda berarti mengambil risiko yang seharusnya bisa dicegah lebih awal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-paru-0.jpg)