DBD Jadi Perhatian, Menkes: Kasus Tidak Tinggi tapi Kematian Harus Diwaspadai
Menkes sebut kasus DBD di Indonesia lebih rendah daripada TBC, HIV, dan malaria, tapi angka kematiannya masih relatif tinggi.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Endra Kurniawan
Tribunnews/JEPRIMA
PASIEN DBD - Perawat memeriksa pasien demam berdarah dengue (DBD) pada ruang perawatan pasien di RSUD Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (17/4/2024). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebut kasus DBD di Indonesia lebih rendah daripada TBC, HIV, dan malaria, tapi angka kematiannya masih relatif tinggi.
Pemerintah juga terus mengevaluasi strategi pengendalian penyakit menular secara nasional. Meski vaksin dengue sudah tersedia, saat ini prioritas vaksinasi masih difokuskan pada penyakit dengan beban kasus dan kematian yang lebih tinggi, seperti tuberkulosis.
“Jadi kalau kami suruh memilih, apakah kasih vaksin TBC atau dengue, kami kasih TBC dulu. Karena kematiannya dan prevalensinya paling besar,” ujar Menkes. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kasus-dbd-di-jakarta-terus-meningkat_20240417_183435.jpg)