Tak Hanya Lansia, Ibu Hamil dan Anak Muda Bisa Kena Gagal Jantung Mendadak
Gangguan jantung tak hanya menyerang lansia. Ibu hamil dan anak muda juga berisiko alami kondisi mematikan ini.
Namun, Dian menegaskan pola hidup tetap menjadi faktor penting yang memengaruhi kondisi kesehatan seseorang.
Begadang dan Stres Bisa Memicu Gangguan Jantung
Kurang tidur dan stres berkepanjangan disebut dapat memperburuk kondisi kesehatan jantung, terutama pada usia produktif.
“Pola tidur yang kurang baik, kemudian stres itu juga bisa menginduzi penyakit jantung,” kata Dian.
Ia mengingatkan masyarakat menjaga pola tidur teratur dan tidak terbiasa begadang tanpa alasan jelas.
“Tidak dibalik misalnya tidur pagi hari, malam hari, begadang tanpa alasan yang jelas,” ujarnya.
Selain pola tidur, aktivitas fisik juga tetap diperlukan bagi pasien dengan gangguan jantung. Menurut Dian, pasien tidak dianjurkan hanya berdiam diri.
“Tidak bisa pasien gagal jantung karena pompanya rendah, tidak gerak sama sekali, harus duduk, harus kursi roda. Tidak seperti itu,” katanya.
Ia menegaskan olahraga terukur tetap menjadi bagian penting dalam terapi dan pemulihan pasien.
Baca juga: Hati-Hati, RSV Bisa Picu Gagal Jantung hingga Serangan Jantung pada Lansia
Makanan Instan hingga Garam Berlebih Perlu Diwaspadai
Dian juga meminta masyarakat lebih memperhatikan asupan garam tersembunyi dalam makanan sehari-hari, terutama dari makanan instan dan olahan.
“Kalau saya nggak makan pizza, saya nggak makan KFC, tapi saya makan mie goreng atau makan sosis, itu juga kadar garamnya tinggi,” ujarnya.
Menurut dia, konsumsi garam berlebih dapat memperberat kerja jantung dan mempercepat perburukan kondisi pasien.
Pada tahap lanjut, penyakit ini bahkan dapat menyebabkan stroke hingga kematian mendadak bila tidak ditangani dengan baik.
“Kalau tidak ditata laksana dengan baik, gagal jantung ini akan ada stage-nya, A, B, C, D,” kata Dian.
Dalam kondisi berat, pasien bisa membutuhkan alat bantu jantung hingga transplantasi jantung.
“Dan meninggal mendadak, oleh sebab itu pasien gagal jantung walaupun kelihatan baik-baik saja harus minum obat teratur,” ujarnya.
Di tengah pola hidup serba cepat dan kebiasaan begadang yang makin umum, dokter mengingatkan bahwa penyakit jantung tidak selalu datang lewat nyeri dada hebat. Pada banyak kasus, tanda awalnya justru muncul diam-diam: tubuh cepat lelah, kaki mulai bengkak, tidur terasa sesak, lalu perlahan kondisi memburuk tanpa disadari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-hamil-besar.jpg)