Rabu, 27 Mei 2026

Lupus Banyak Serang Wanita Muda, Gejala Sepele Sering Terlambat Dideteksi

Lupus banyak menyerang wanita muda, gejala sepele sering diabaikan hingga diagnosis terlambat 6 tahun dan berisiko kerusakan organ tubuh.

Tayang:
Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi
GEJALA LUPUS - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi, dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR, memberikan penjelasan dalam diskusi media mengenai Systemic Lupus Erythematosus (SLE) di Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026). Lupus merupakan penyakit autoimun kronis yang paling banyak menyerang wanita usia produktif dan sering terlambat terdeteksi. 

Negara ini termasuk wilayah dengan angka kasus lupus wanita yang tinggi secara global, sekaligus menghadapi tantangan keterlambatan diagnosis.

Baca juga: Penyakit Lupus Incar Wanita Produktif, Jangan Anggap Sepele Rambut Rontok dan Sariawan

 
Lupus Tidak Bisa Sembuh, Tapi Bisa Dikendalikan

Lupus merupakan penyakit kronis yang belum dapat disembuhkan, tetapi bisa dikontrol dengan terapi jangka panjang.

“Lupus itu adalah penyakit kronis yang tidak akan pernah sembuh. Jadi dia bisa up and down, tapi kita maunya tentu kalau bisa ada di situasi penurunan aktivitas penyakit atau remisi,” ujar dr. Sandra.

Tujuan terapi:

  • Menekan aktivitas penyakit
  • Mencegah kerusakan organ
  • Meningkatkan kualitas hidup
  • Mengurangi efek samping obat

Deteksi Dini Menentukan Prognosis

Semakin cepat lupus terdeteksi, semakin besar peluang pasien untuk tetap produktif dan menghindari kerusakan organ permanen.

“Pesan kita untuk penyandang lupus adalah nanti kita harus bersama-sama memberikan motivasi pada penyandang lupus bahwa sekali lagi lupus itu bukan akhir dari kehidupan,” tegas dr. Sandra.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved