Kamis, 23 April 2026

Temui Jaksa Agung, Mendes Yandri Bahas Status Dua Desa di Bogor yang Masuk Aset Lelang BLBI

Mendes PDT Yandri Susanto dan Wamendes Ahmad Reza Patria menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin, Jumat (24/10/2025) pagi

Editor: Content Writer
Dok. Kemendes PDT
TEMUI JAKSA AGUNG - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes Ahmad Riza Patria saat bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jumat (24/10/2025). Pertemuan membahas solusi bagi desa di kawasan hutan serta dua desa di Bogor yang tengah dalam proses lelang. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Jumat (24/10/2025) pagi.

Turut mendampingi Mendes Yandri dan Wamendes Ariza, Sekjen Taufik Madjid, Irjen Teguh, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPI Mulyadin Malik, serta Penasehat Mendes PDT Zainuddin Maliki dan Juanda.

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri membahas sejumlah persoalan, termasuk desa yang berada di kawasan hutan serta dua desa di Kabupaten Bogor yang tengah dalam proses menuju lelang.

Dua desa yang dimaksud yakni Desa Sukaharja dan Desa Sukamulya di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Keduanya tercatat sebagai bagian dari aset sitaan BLBI yang kini sedang dalam proses lelang.

"Insya Allah masalah desa di kawasan hutan dan dua desa yang akan dilelang sudah ada solusi yang konstruktif," ujar Mendes Yandri.

Baca juga: Mendes Yandri Minta Jajaran Kemendes Menyajikan Data Akurat dalam Melakukan Pendataan Indeks Desa

Yandri juga menyoroti persoalan desa yang berada di kawasan hutan karena dianggap menghambat pelaksanaan berbagai program pemerintah. Saat ini terdapat 2.966 desa yang berada di dalam kawasan hutan, serta 15.481 desa yang berada di tepi atau sekitar kawasan hutan.

Desa-desa tersebut berada di batas kawasan hutan tanpa status hukum yang jelas. Jika tidak segera diselesaikan, kondisi ini akan menimbulkan ketidakpastian administrasi dan menyulitkan akses terhadap berbagai program pembangunan.

Selain membahas persoalan tersebut, Mendes Yandri juga mengundang Jaksa Agung untuk hadir dalam peringatan Hari Desa 2026 yang akan diselenggarakan di Boyolali, Jawa Tengah.

"Kami mengundang Jaksa Agung karena Kejaksaan Agung telah luar biasa membantu desa melalui program Jaga Desa," pungkas mantan Wakil Ketua MPR RI itu.(*)

Baca juga: Kemendes Dorong Petani Kakao di Distrik Ransiki Papua Barat Terus Lakukan Inovasi

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved